Jepang memasuki musim panas yang berlangsung selama bulan Juli
hingga September. Sebenarnya hawa panas mulai masuk ke Jepang pada
pertengahan bulan Juli. Oleh karena itu, dalam bulan-bulan ini, orang
Jepang akan merasakan panas yang membakar.
Berikut ini, beberapa tips untuk menghadapi musim panas di Jepang:
1. Cara Memanfaatkan Es yang Benar
Rasakan sensasi yang menyegarkan ketika Anda menaruh botol plastik
air es yang berisi 3/4 air dari dalam lemari es lalu menempelkannya ke
dahi ataupun leher. Kebanyakan orang akan berpikir, minum air es secara
langsung akan lebih menghilangkan rasa panas. Tapi hal ini ternyata
salah dan dapat menyebabkan sakit di saluran pencernaan jika meminumnya
terlalu banyak karena perubuhan suhu tubuh yang terlalu mendadak, dimana
suhu diluar mencapai diatas 30derajat, dan tiba-tiba Anda minim air es
dengan suhu dingin.
2. Memanfaatkan udara yang ramah lingkungan
Menggunakan
AC mungkin merupakan ide yang sangat bagus pada saat musim panas. Tapi
apa Anda yakin akan menghidupkannya selama 24jam?? pernahkah Anda
berpikir akan keselamatan lingkungan dari efek rumah kaca dan berpikir
pemborasan biaya listrik??
Satu hal yang dapat dilakukan agar
udara dirumah Anda sesejuk AC dan tidak perlu dengan pemborosan biaya
listrik adalah dengan memanfaatkan kipas angin dan juga air es di dalam
botol.
Isi botol dengan air lalu dingikan di frezeer. Setelah dingin, taruh
botol air es tepat di depan kipas angin. Percaya atau tidak, cara ini
akan dapat menimbulkan sensasi dingin dan nyaman pada udara dilingkungan
Anda dan juga tidak perlu memikirkan tagihan listrik yang melambung.
3. Handuk / Sapu tangan basah
Walaupun
hal ini hanya sering dijumapai di restaurant-rentaurant Jepang, tidak
ada salahnya Anda mencoba merancangnya dirumah. Gunakan
handuk/saputangan yang bersih, lalu basahi dengan air, sedikit diperas
dan taruhlah di lemari es. Ketika Anda merasa sangat panas, ambilah dan
tempelkan pada dahi atau wajah Anda. Ini akan sangat membantu Anda pada
saat musim panas.
4. Meniru Cara Klasik Para Biksu di Kuil Jepang
Tips
yang keempat ini dikenal dengan nama Uchimizu. Pernahkan Anda melihat
staff kuil (biarawan) menyiram halaman mereka saat musim panas dengan
menggunakan yukata? Yap, hal ini disebut dengan Uchimizu, dilakukan
bertujuan untuk menciptakan udara dan lingkungan yang sejuk. Debu-debu
akan tertanam dan tidak bisa diterbangkan angin. Walaupun hal ini banyak
dilakukan di lingkungan kuil di Jepang, tidak ada salahnya Anda
mencobanya di lingkungan rumah Anda.
5. Manfaatkan Gratisan Pocket Tissue
Pada saat
musim panas, banyak terdapat pocket tissue atau tisu kantong yang
dibagikan secara gratis di Jepang. Namun, mereka akan tetap menyilipkan
iklan di pocket tissue tersebut. Tapi, bukan ide buruk untuk mengambil
salah satunya, dan Anda dapat menggunakannya saat berada di kereta
ataupun menyebrang di lampu merah sambil menunggu di bawah terik sinar
matahari.
6. Keluar dari rumah
Kenapa Anda tidak
berpikir untuk keluar dari rumah dan mematikan AC rumah Anda sehingga
dapat menghemat biaya listrik Anda? Manfaatkan waktu Anda untuk berada
di perpustakaan, mall-mall, ataupun tempat-tempat dengan full AC. Sebuah
ide bagus bukan? Dan bahkan banyak mall di Jepang yang mengadakan
diskon besar-besaran saat musim panas.
7. Pakaian santai di rumah
Apakah kalian
berpikir untuk bertelanjang dada ketika berada di rumah? Itu merupakan
ide yang buruk, saat nyamuk menggerogoti tubuh Anda. Atau Anda berpikir
menggunakan T-shirt yang tidak menyerap keringat? Jika Anda hanya berada
di dalam rumah dan yakin tidak ada tamu yang berkunjung ke rumah Anda,
kenapa Anda tidak terpikir unutk memakai Jinbei? Jaket musim panas ini
sangat sejuk digunakan, dengan bawahan berupa celana pendek yang santai.
8. Lonceng Musim Panas
Suara-suara
yang dihasilkan lonceng-lonceng kecil ini akan mampu membawa aura
kesejukan saat musim panas. Gantungkanlah beberapa lonceng dekat dengan
jendela atau pintu rumah Anda. Angin yang sepoi-sepoi akan membuat
lonceng ini bersuara merdu.
source:
www.forumkdj.com