Jumat, 19 Oktober 2012

belajar bahasa jepang

Belajar bahasa Jepang sederhana
OK kita mulai dlu dengan GreetingsYang Umum diucapkan di Awal Pembicaraan

[JAP] Ohayou / Ohayou gozaimasu
[INA] "selamat pagi"

[JAP] Konnichiwa
[INA] "selamat siang"

[JAP] Konbanwa
[INA] "selamat malam"

[JAP] Yoroshiku onegaishimasu
[INA] "mohon bimbingannya" / "mohon bantuannya"
–> (biasanya diucapkan pada saat berkenalan, atau pada saat akan mengerjakan sesuatu bersama-sama)

[JAP] O genki desu ka?
[INA] "Apakah Anda sehat?"

[JAP] O kage desu
[INA] "Saya sehat-sehat saja."
–> (digunakan untuk menjawab "O genki desu ka?")

[JAP] Kyou wa ii o tenki desu ne?
[INA] "Cuaca hari ini bagus, bukan?"

[JAP] Youkoso!
[INA] "Selamat datang!"

[JAP] Moshi-moshi...
[INA] "Halo..."
–> (berbicara lewat telepon)...

Yang umum diucapkan Selama Percakapan Berlangsung
[JAP] Hai
[INA] Ya
–> (untuk menyetujui sesuatu atau menjawab pertanyaan)

[JAP] Iie
[INA] "Tidak"
–> (kebalikannya "hai")

[JAP] Arigatou / Arigatou gozaimasu
[INA] "Terima kasih"
–> (gozaimasu di sini dipakai untuk ucapan formal, atau bisa juga menyatakan "terima kasih banyak")

[JAP] Gomen na sai
[INA] "Mohon maaf"

[JAP] Sumimasen
[INA] "Permisi"
–> (bisa juga diterapkan untuk minta maaf, tapi (umumnya) dalam kadar yang lebih ringan daripada "gomen na sai")

[JAP] Zannen desu
[INA] "sayang sekali" / "amat disayangkan"

[JAP] Omedetto, ne
[INA] "Selamat ya"
–> (untuk beberapa hal yang baru dicapai, e.g. kelulusan, menang lomba, dsb)

[JAP] Dame / Dame desu yo
[INA] "jangan" / "sebaiknya jangan"

[JAP] Suteki desu ne
[INA] "Bagus ya..." / "indah ya..."
–> (untuk menyatakan sesuatu yang menarik, e.g. 'hari yang indah')

[JAP] Sugoi! / Sugoi desu yo!
[INA] "Hebat!"

[JAP] Sou desu ka
[INA] "Jadi begitu..."
–> (menyatakan pengertian atas suatu masalah)

[JAP] Daijoubu desu / Heiki desu
[INA] "(saya) tidak apa-apa" / "(saya) baik-baik saja"

=*=
–> Jika Anda Kesulitan menangkap Ucapan Lawan Bicara Anda
[JAP] Chotto yukkuri itte kudasai.
[INA] "Tolong ucapkan lagi dengan lebih lambat."

[JAP] Mou ichido itte kudasai.
[INA] "Tolong ucapkan sekali lagi."

[JAP] Motto hakkiri itte kudasai.
[INA] "Tolong ucapkan dengan lebih jelas."

=*=
–> Untuk Mengakhiri Pembicaraan
[JAP] Sayonara
[INA] "Selamat tinggal"

[JAP] Mata aimashou
[INA] "Ayo bertemu lagi kapan-kapan"

[JAP] Ja, mata / mata ne
[INA] "Sampai jumpa"

[JAP] Mata ashita
[INA] "Sampai jumpa besok"

===
Beberapa Kalimat yang Tidak Selalu Muncul dalam Dialog, tetapi merupakan Elemen Kebudayaan Jepang

[JAP] Irasshaimase!
[INA] "Selamat datang!"
–> (kalimat ini hanya diucapkan oleh petugas toko ketika Anda berkunjung)

[JAP] Itekimasu!
[INA] "Berangkat sekarang!"
–> (kalimat ini diucapkan ketika Anda hendak pergi meninggalkan rumah pada orang yang tetap tinggal di dalam)

[JAP] Iterasshai
[INA] "Hati-hati di jalan"
–> (diucapkan ketika seseorang hendak pergi ke luar rumah; umumnya sebagai jawaban untuk "Itekimasu")

[JAP] Itadakimasu
[INA] [literal] "Terima kasih atas makanannya"
–> (kalimat ini sebenarnya tidak diartikan secara harfiah. Masyarakat Jepang biasanya mengucapkan kalimat ini sebagai ungkapan rasa syukur atas makanan yang dihidangkan)

[JAP] Gochisousama deshita
[INA] [literal] "perjamuan/hidangan sudah selesai"
–> (seperti "Itadakimasu", kalimat ini juga tidak diartikan secara harfiah. Masyarakat Jepang pada umumnya mengucapkan kalimat ini seusai makan)

[JAP] Kimochi...!
[INA] [literal] "perasaan/isi hati"
–> (kata ini umum diucapkan jika Anda merasakan sesuatu yang nyaman di suatu tempat. E.g. Jika Anda pergi ke gunung dan merasa bahwa udara di sana nyaman, maka kata ini bisa Anda gunakan untuk menjelaskannya)

Catetan :
Secara umum, bahasa Jepang memiliki struktur kalimat yang berbeda dengan bahasa Indonesia dan Inggris. Perbedaannya sendiri bisa dijabarkan sebagai berikut:

" [ENG] I eat chocolate. "
" [INA] Saya makan coklat. "

Dari contoh di atas, terlihat bahwa bahasa Indonesia memiliki struktur kalimat yang mirip dengan bahasa Inggris. Jika Anda hendak menerjemahkan kalimat pertama ke dalam bahasa Indonesia, Anda hanya perlu mengganti kata "I" dengan "Saya", "eat" dengan "makan", dan "chocolate" dengan "coklat" — di sini, Anda tidak perlu menukar posisi antara subyek, predikat, maupun obyek untuk melakukan penerjemahan.
Dalam bahasa Jepang, hal tersebut tidak bisa diterapkan. Terjemahan kata-per-katanya sendiri adalah sebagai berikut.

saya = watashi
makan = taberu
coklat = CHOKOREETO

Meskipun begitu, contoh "saya makan coklat" di atas akan diterjemahkan sebagai:

" [JAP] Watashi wa CHOKOREETO wo taberu. "

Ini karena bahasa Jepang menggunakan struktur Subyek-Obyek-Predikat dalam penggunaannya, dan menggunakan partikel tertentu sebagai pelengkap (yaitu "wa"/"ga" setelah subyek, dan "wo" untuk obyek). Sehingga, kalau dilihat kata-per-kata dalam bahasa Indonesia, terjemahan di atas akan jadi seperti berikut ini.

" [JAP] Watashi wa CHOKOREETO o taberu. "
" [INA] Saya, coklat, makan "
–> Hmm, tapi itu nggak asik™ . Lebih cocok kalau Anda menerjemahkannya seperti ini:

" [JAP] Watashi wa CHOKOREETO wo taberu. "
" [INA] Oleh saya, coklat dimakan. "

Partikel Wa (は)

Partikel Wa (は)
Dalam bahasa Jepang terdapat banyak partikel penggunaan kalimat, atau bahasa Inggrisny To Be.
Nah, kali ini ku bahas tentang Partikel は(wa) yang fungsinya sebagai penegas subjek.

Rumus:

~ は ~ です
~(KB) wa (KB2/KS) desu

Contoh:
A. わたしは ジュンディ です
Watashi wa Jundi desu
(Nama)Saya Jundi

B. トイレ は どこ ですか
Toire wa doko desuka?
Toilet ada dimana yah?

C. あなたは きれい ですね
Anata wa Kirei desu ne!
Kamu Cantik yah!

Berikut adalah fungsi partikel wa.
1. Partikel wa digunakan sebagai penanda subjek, terletak setelah subjek.

私は学生です。

Watashi wa gakusei desu.
–> Saya siswa.

2. Sebagai penanda suatu topik dalam kalimat negatif.

あの人は行きませんよ。

Ano hito wa ikimasen yo.
–> Orang itu tidak pergi loh.

3. Menekankan adanya kontradiksi antara dua topik.

昼は暑くて。夜は寒いです。

Hiru wa atsukute, yoru wa samui desu.
–> Siang panas sedangkan malam dingin.

4. Sebagai partikel penegas dalam sebuah ungkapan atau idiom.

あの人は学生ではありません。

Ano hito wa gakusei dewa arimasen. (tidak menggunakan hiragana わ)
–> Orang itu bukan siswa.

ここにはタバコをすってはいけません。

Koko ni wa tabako o sutte wa ikemasen. (pola ~ te wa ikemasen artinya 'tidak boleh')
–> Di sini tidak boleh merokok.

Istilah lainnya yang berhubungan dengan Manga :

Istilah lainnya yang
berhubungan dengan
Manga :

1.Berdasarkan Jenis Pembaca

Kodomo : Manga yang ditujukan
untuk anak-anak

Shojo : Manga yang ditujukan
untuk remaja perempuan,
contoh : Parfait Tic!, Shugo Chara!

Shonen : Manga yang
ditujukan untuk remaja laki-laki.
contoh : Bleach, Naruto

Josei : Manga yang ditujukan untuk
wanita , contoh: Hotaru’s Light,
Half An Apple

Seinen : Mangan yang ditujukan untuk pria ,
contoh :Death Notice,
Rainbow

2. Berdasarkan Status

Ongoing : Manga yang di suatu negara sedang berlangsung,dan dalam tahap pengerjaan.
Biasanya dalam bentuk beberapa mau pun banyakvolume. Terbit dalam jangkawaktu yang cepat dan ada yang lama tergantung lisensi.
Contoh : One Piece, Bleach,
Naruto.

Complete : Manga yang di suatu negara telah diterbitkan sampai selesai. Mempunyai ending yang happy ending, sad ending, dan ada yang gantung. Contoh : Hana Yori Dango, Death Note,
Basara.

Discontinued : Manga yang tidak dilanjutkan lagi dengan adanya kepastian dari pengarangnya. Kadang hanya
setengah jalan saja.

Hiatus : Status manga yang tidak diketahui keadaannya dilanjutkan apa diberhentikan atau Vakum "Berhenti untuk sementara" . Banyak manga yang sudah terbit namun, sang pengarang memutuskan untuk menghiatuskan manganya. Kadang sampai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. ada berbagai alasan yang membuat mangaka menghiatuskan manganya.

Istilah-istilah dalam dunia hiburan Jepang!

Istilah-istilah dalam dunia hiburan Jepang!

ASADORA, kependekan dari Asa Dorama alias drama pagi, jadi jelas ini adalah dorama yang diputer pagi pagi, tentu segmen utamanya ibu ibu dong. Istilah ASADORA ini menjadi trademark dari NHK, sebab emang NHK yang demen muter dorama pagi pagi, biasanya jam 8 seperempat pagi.

CHANBARA/CHAMBARA, ini adalah jenis film atau dorama yang mengangkat tema pertarungan menggunakan katana/pedang, kendo, dan cerita cerita tentang samurai.

GEINOKAI, yang artinya “industri hiburan”, kalau GEINOJIN artinya “selebritis”. Suku kata “GEI” itu mengacu pada kata “seni”, yang juga dipakai sebagai suka kata dalam kata “Geisha”.

GETSUKU, nah ini perlu penjelasan agak panjang, sebab pengertiannya sudah melebar, mulanya getsuku mengacu pada “prime time”, nah prime time di Jepang itu adalah jam 9 malam dan hari senin, karenanya dinamakan Getsuku, yang mana penulisannya terdiri dari 2 kanji, yaitu kanji “getsu” dari kata getsuyoubi yang artinya hari senin, dan “ku” yang artinya angka sembilan. Biasanya hari senin jam 9 itu diputer premier dorama, jadi diwaktu itu adalah waktu yang prima. Nah karena biasanya di waktu prima itu diisi dengan dorama yang high selling/trendy dorama, maka penggunaan kata getsuku melebar menjadi dorama yang trendy atau popular.

ICHI WA KANKETSU KEISHIKI, yang dapat diartikan “satu episode selesai”, maksudnya adalah cukup satu episode saja untuk menyelesaikan cerita dorama series itu, episode berikutnya ceritanya berbeda, meski mungkin tokoh utamanya tetap. Jadi tiap episode bisa berdiri sendiri. Di Jepang tipe dorama seperti ini biasanya di khususkan pada drama komedi, drama yang berkaitan dengan cerita detektif, keiji/deka (tentang kepolisian), pengacara, medis, dan lainnya yang bersifat profesi, drama misteri, dan juga drama jidaigeki/kanzen choaku. Atau juga tipe serial tokusatsu jaman dulu macam Kamen Raider, dimana tiap episodenya diakhiri dengan kematian sang monster. Jarang diterapkan dalam drama trendy/popular.

JIDAIGEKI, jenis film/drama yang mengangkat tema setting tahun cerita sebelum 1900, jadi mengangkat cerita Jepang jaman Edo atau periode jaman Tokugawa (1600 s/d 1867), cirinya adalah penggunaan kostum yang asli tradisional Jepang jaman dahulu, prianya biasanya berambut semi gundul dengan rambut yang disanggul diatas itu lho..

KANZEN CHOAKU, yang artinya kurang lebih “kejahatan dikalahkan oleh kebaikan”, jadi yang baik mendapatkan kemenangan dan yang jahat mendapat hukuman. Banyak digunakan dalam film/dorama chanbara/jidaigeki.

KURAI, jenis film/dorama yang mengangkat tema kegelapan/kekelaman/kesuraman. Setara dengan film Noir lah.

MICHIYUKI, jenis film/dorama yang mengangkat tema perjalanan hidup seorang tokoh/karakter. Contohnya film Musashi.

MONOGATARI artinya Dorama yang mengangkat tema dari cerita dongeng.

PINKU EIGA, film pink alias blue film, kenapa pink? Sebab warna pink itu imej erotisme di Jepang.

RENAI (baca “ren-ai”) adalah jenis film/dorama yang mengangkat tema romantisme/kisah cinta. Renzoku renai adalah dorama romantis, sedang tanpatsu renai adalah film-TV (FTV) romantis.

RENZOKU adalah SINETROOOOOOOON XDDD , juga seperti JUNAI, kependekan dari “Junsu na ai” yaitu film yang berkepanjangan atau bersambung dengan alur cerita penuh mendayu-dayu

SEISHUN artinya sih “musim semi yang biru”, maksudnya adalah masa remaja, yup Seishun mengacu pada film/dorama remaja alias teenlit/chicklit! Singkat kata seishun=teenage movie.

TANPATSU artinya adalah “One-shot” alias film-TV, Kalau di Indonesia yaitu “FTV”, jadi satu film itu selesai cukup dalam satu cerita saja dan tidak bersambung. Contohnya film “LAST GIFT’ *film TV yang membuat saya nangis Bombay*

YORUDORA, Istilah yang dipopulerkan oleh stasiun TV NHK saat menayangkan dorama di tengah malam hari.

SUB GENRE musik di Jepang

SUB GENRE musik di Jepang

Seperti halnya aliran musik lainnya, J-Pop juga memiliki subgenrenya yang memiliki komunitasnya sendiri.

Anime Songs :
Lagu-lagu yang ada dalam film-film animasi dan video game.

Boy band :
Sekelompok penyanyi yang terdiri dari 3 atau 5 cowok.

Pop music :
Musik yang diterima masyarakat secara luas, biasanya memiliki beat riang, melodi sederhana dan struktur yang berulang juga ringan.

Girl Group :
Merupakan kebalikan dari Boy Band, hanya saja biasanya anggotanya memainkan instrumen.

Japanese Rock (J-Rock) :
Musik rock Jepang yang memiliki lirik berbahasa Jepang.

Shibuya-Kei :
Musik yang populer di distrik Shibuya yang biasanya berisikan formulasi musik jazz, fusion dengan musik tradisional Jepang.

Video game music
Musik soundtrack yang jadi bagian dari video game.

Visual-Kei :
Genre yang melihat musisinya tampil berdandan dengan make-up, tatanan rambut yang aneh, berkostum animasi dan berperilaku lembut seperti wanita.

anime fact

Anime Fact

1. Nama Karakter dari sebelas Supernova adalah Nama Bajak Laut di dunia nyata.

2. Kejadian alam Pelangi Bulat adalah Kejadian Alam yg pernah terjadi di Dunia Nyata.

3. Celana yang dipakai God Enel mirip Motif batik Indonesia.

4. Imej God Enel terinspirasi dari rapper favorit Eiichiro Oda, Eminem.

5. Karakter Aokiji diambil dari Karakter Yusaku Matsuda.

6. Seperti Aokiji, Kizaru juga diadaptasi dari salah satu artis Jepang yg terkenal yaitu Kunie Tanaka. Nama asli Kizaru, Borsalino merupakan nama karakter yang pernah diperankan sendiri oleh Kunie Tanaka dalam sebuah film.

7. Shichibukai di desain menurut salah satu film kesukaan pengarang One Piece Eiichiro Oda. yaitu The Seven Samurai.

8. Thriller Bark juga di desain menurut salah satu film kesukaan Eiichiro Oda, yaitu Tim Burton’s Nightmare Before Christmas.

9. Samurai Ryuma semasa hidupnya pernah diceritain di salah satu chapter Wanted! (cerita pendek buatan Eiichiro Oda yang terdiri dari 5 chapter dibuat sebelum dia memulai membuat One Piece). karena tepat seperti apa yang dibilang Hogback. kalo dulu Ryuma pernah membunuh naga. Di dalam cerita Wanted! dia memang membunuh naga.

10. Nama Edward Newgate dan Marshall D. Teach terinspirasi dari nama bajak laut asli yg bernama Edward Teach.

11. Jurus2 dari Kizaru. Yata No Kagami dan Amakumo No Tsurugi merupakan nama2 harta legendaris mitos Jepang.

12. Kebanyakkan jurus One Piece diambil dari nama-nama Dewa (Khusus jurus God Enel : El Thor, Kiten, Jambure)

13. Perang Suku Shandia dan Pulau Langit Skypea adalah memank perang nyata di suatu daerah, karena perebutan tanah dan harta.

14. Tentang penjelasan Robin megenai Pahlawan yg ada di Alabasta. Dia membaca kalimat pahlawan Alabasta yaitu “Hero of Altea Alabasta, Mahmu….” (tidak dilanjutkan) mungkin ingin menjelaskan tentang sosok Nabi Muhammad SAW, yang memang beliau adalah Nabi dan Pahlawan di Negeri Timur Tengah (termasuk Arab, Arab = Alabasta)

15. Gorousei = 5 Dewan Keamanan PBB

16. World Government = LBB (Liga Bangsa-Bangsa, organisasi awal sebelum PBB), WG dibentuk dari 20 wilayah kerajaan pada awalnya, sama dengan LBB yang awalnya baru diikuti oleh 20 Negara.

SEJARAH PEMILIHAN NAMA-NAMA TOKOH DRAGON BALL:

* Bangsa Saiya dinamakan berdasarkan nama-nama sayur
o Saiya adalah anagram dari Yasai = Sayur
o Goku = Kakarot = Carrot = Wortel
o Raditz = Radish = Daikon = Lobak Jepang
o Vegeta = Vegeta = Vegetables = Sayuran
o Broly = Broccoli = Brokoli

* Keluarga Goku berdasarkan makanan
o Gohan = Nasi
o Pan (anak Gohan) = Roti

* Keluarga Bulma dinamakan berdasarkan nama nama pakaian
o Trunks = Celana
o Bra = Beha

* Kelurga Mr. Satan dinamakan berdasarkan nama nama iblis
o Videl, anak Mr. Satan adalah anagram dari Devil

aisatsu

Aisatsu

1. Ogenki desuka.
Apa kabar ?

2. Genki desu.
baik-baik saja.

3. Gokigen wa ikaga desuka.
Bagaimanakah kabar anda ?

4. Okagesamade genki desu.
Baik-baik saja, Terima kasih.

5. Ohayou gozaimasu.
Selamat Pagi.
* Ohayou gozaimasu diucapkan ketika bangun pagi dan ataupun ketika bertatap muka dengan orang.

6. Konnichiwa.
Selamat siang dan selamat sore.

7. Konbanwa.
Selamat Malam.
* Diucapkan pada waktu berjumpa dengan orang di malam hari.

8. Oyasuminasai.
Selamat istirahat, selamat tidur.
* Diucapkan juga ketika ingin mengucapkan salam perpisahan di malam hari.

9. Sayounara.
Selamat Tinggal.

10. Mata aimashou.
Sampai jumpa lagi.

11. Ja mata.
Sampai nanti.

12. Hisashiburi.
Sudah lama kita tidak berjumpa.

13. Irasshaimase.
Selamat datang.

* Merupakan bahasa lisan yang biasanya digunakan pelayan toko pada saat menyambut pelanggan.
Pegawai hotel menyambut tamu dll.

14. Mata irasshite kudasai.
Silahkan datang lagi.

15. Yokouso.
Selamat datang.
* Merupakan bahasa tulisan yang digunakan untuk menyambut orang atau tamu yang biasanya ditulis pada banner, spanduk dll.

16. Omedetou gozaimasu.
Selamat.

17. Otanjoubi omedetou gozaimasu.
Selamat ulang tahun.

18. Akemashite omedetou gozaimasu.
Selamat tahun baru.

19. Gokekkon omedetou gozaimasu.
Selamat atas pernikahan anda.

20. Arigatou gozaimasu.
Terima kasih.

21. Dou itashimashite.
Terima kasih kembali atau sama-sama.

22. Itadakimasu.
Selamat makan.
* Baik ada seseorang maupun tidak, jika akan makan orang Jepang mengatakan “itadakimasu“.

23. Gochisousamadeshita.
Terima kasih atas makanan ini.
* Diucapkan setelah selesai makan sebagai rasa syukur atas makanan yang telah dimakan.

24. Itte kimasu.
Saya pergi.
* Orang Jepang ketika akan keluar rumah mengatakan “itte kimasu” kepada orang rumah.

25. Itte rasshai.
Selamat Jalan/hati-hati di jalan.
* Ketika orang yang akan keluar rumah mengatakan “itte kimasu” maka orang yang ada di rumah wajib membalas “itte rasshai“.

26. Tadaima
Saya pulang.
* Saat sampai di rumah, orang Jepang wajib mengatakan “tadaima” kepada orang yang ada di rumah.

27. Okaerinasai.
Selamat datang kembali di rumah.
* Ketika orang Jepang sampai di rumah dan mengatakan “tadaima” kepada orang rumah, maka orang rumah membalas dengan “Okaerinasai“.

28. Otsukaresamadeshita.
Terima kasih atas usaha dan kerja keras anda.
* Salam yang sering diucapkan di tempat kerja dan biasanya diucapkan oleh bawahan kepada atasan setelah menyelesaikan pekerjaan selama sepanjang hari itu. Biasanya diucapkan ketika akan pulang kerja.

29. Gokurosama.
Terima kasih atas usaha dan kerja keras anda.
* Penggunaannya hampir sama dengan “Otsukaresamadeshita“, hanya saja “gokurosama” diucapkan oleh atasan kepada bawahan dan sesama rekan kerja.

30. Moshi moshi.
Hallo. (ucapan salam ketika di telfon).

31. Shitsureishimasu.
Permisi.

32. Hajimemashite.
Perkenalkan.
* Salam yang diucapkan ketika pertama kali bertemu/berkenalan dengan seseorang.

33. Ganbatte kudasai.
Semangat, semoga berhasil.

34. [0:1:Ungkapan Irasshaimase ( selamat datang ) ]

Ungkapan ini seperti ungkapan yang diwajibkan bagi orang Jepang pada saat menyambut pelanggan. Ke mana pun kita pergi, di seluruh Jepang, ungkapan ini akan sering terdengar.

Sambutan dengan keramahan pelayan staff hotel, supermarket, pelayaan bar, petugas bank dan lain sebagainya selalu mengucapkan kata ini. Dengan penuh keramahan dan etika yang kuat, ucapan ini dibarengi pula dengan penghormatan membungkukkan badan.

Penghormatan seorang pelayan yang disertai ucapan irasshaimase sudah menjadi kebiasaan orang Jepang pada saat menyambut pelanggannya. Ini adalah suatu cara untuk menjunjung pelanggan sebagai tamu yang harus diagungkan dan dihormati.

Pada mulanya mungkin kita merasa aneh karena selalu disapa irasshaimase setiap datang ke suatu tempat, seolah-olah sikap itu hanya formalitas belaka, namun ternyata kekuatan dari ungkapan itu menunjukkan bahwa masyarakat Jepang berprinsip harus senantiasa menyambut baik dan memuliakan tamu dan pelanggan. Ini berarti suatu pelayanan yang ramah.
Aisatsu adalah “salam” dalam bahasa Jepang…Salam dalam bahasa jepang banyak macamnya dan kali ini saya ingin menjelaskan beberapa salam dalam bahasa Jepang….

Pola kalimat pemakaian kata kerja Bentuk Te. てけい

Pola kalimat pemakaian kata kerja Bentuk Te. てけい
Digunakan saat menerangkan suatu aktivitas .

1. kata kerja bentuk Te, [kate kerja bentuk Te], ~

digunakan untuk menunjukkan atau menyebutkan kegiatan berturut dilakukan. bentuk waktunya ditunjukkan oleh kata kerja pada akhir kalimat.

contoh :
-asa joginggu o shite, syawa- o abite, gakko e ikimasu ( pagi hari saya joging, mandi, lalu pergi kesekolah)

2. kata kerja1 bentuk Te+ kara, kata kerja2: setelah~

jika kata kerja 1 sudah dilakukan maka disusul dengan kata kerja k 2
contoh :
- gakko e katte kara, asa gohan o tabemasu ( setelah pulang sekolah, makan siang)

3. ~te imasu : menyatakan sedang

contoh : ima ongaku o kiite imasu ( sekarang ak sedang mendengarkan musik).
- bangohan o tabete imasu( sedang makan malam)

contoh :

たばこをすいます。
menghisap rokok
mnjdi
たばこをすってがほしいです。
,ingin menghisap rokok

すい,ます=>すって
krna い trmsuk kta krja grup 1

Kata kerja golongan 1:

nomi-masu => nonde
shini-masu=> shinde
yobi-masu=> yonde
ii-masu=> itte
machi-masu => matte
tori-masu => totte
kiki-masu=> kiite
iki-masu => itte
isogi-masu=> isoide
hanashi-masu=> hanashite

catetan untuk gol. 1:
bunyi kata “i” sebelum Masu :
Bi, Ni, Mi berubah menjadi => Nde
I, chi, ri berubah menjadi => tte
ki berubah menjadi => ite
gi :berubah menjadi => ide
shi :berubah menjadi =>shite

kata kerja golongan 2:

tabe-masu => tebete
mi-masu => Mite

catetan untuk gol ke 2:
Kata Masu dihilangkan lalu ditambah kan Te

kate kerja gol 3 :
kimasu => kite
shimasu => shite

lainnya ..
~dasu : (tiba-tiba) mulai~
kata kerja MASU dililangkan lalu diganti Dasu/ dashimasu.
contoh : kyuu ni ame ga furi-dashimashita (iba-tiba hujan sudah mulai turun)
kyuu ni naki-dashimasu (tiba-tiba mulai menangis)

~tsuzdukeru/ tsuzdukemasu: terus menerus (melakukan sesuatu)
kata kerja MASU dililangkan lalu diganti tsuzdukeru.
Contoh :
-sakki kara zutto denwa no Beru ga nari- tsuzdukete imasu (da ri tadi suara telpon terus berbunyi).
-Chisai ji o Kaki-tsuzdukete, te ga tsukaremashita.(karna terus menerus menulis huruf kecil, tangan ku cape’)

~owaru/ owarimasu: selesai~
kata kerja MASU dililangkan lalu diganti owaru.
Contoh :
-shukudai o kaki- owarimasu (selesai menulis PR)
-hon o yomi owarimasu (selesai membaca buku)

kosakata

Sedikit kosakata dari Chiu nih.. Yang belum hafal, hafalkan yah!

とto= Pintu
てte = Tangan
すsu = Cuka
かka = Nyamuk
はha = Gigi
はえhae = Lalat
ありari = Semut
りすrisu = Tupai
はたhata = Bendera
まどmado = Jendela
すいかsuika = Semangka
たいこtaiko = Gendang/Drum
どこdoko = Mana

menyatakan "adalah" dan "bukanlah"

Menyatakan sesuatu memang sesuatu menggunakan 「だ」
Di bahasa Jepang, kita bisa menyatakan bahwa sesuatu memang seperti itu dengan menempelkan hiragana 「だ」 hanya ke nomina (kata benda) atau adjektiva-na (kata sifat na). Kamu akan mengerti maksud dari batasan tersebut saat nanti kita belajar berbagai macam adjektiva.
Kalau ingin sedikit analogi, bayangkan fungsi 「だ」 sebagaimana kata "adalah" pada kalimat "ini adalah ikan". Kata "adalah" menegaskan bahwa benda yang kita tunjuk itu memang merupakan ikan. Untuk adjektiva, kata yang lebih cocok adalah "bersifat", contohnya pada kalimat "dia bersifat cantik".
Menyatakan bahwa sesuatu memang begitu menggunakan 「だ」

Tempelkan 「だ」 ke nomina atau adjektiva-na
(1) 魚。 - Ikan.
(2) 魚だ。 - Adalah ikan.
(3) きれい。 - Cantik.
(4) きれいだ。 - Bersifat cantik.

Gampang. Bisa dilihat bahwa fungsi 「だ」 adalah menyatakan keadaan benda positif. Namun ingatlah hal berikut:
Keadaan benda bisa dinyatakan tanpa menggunakan 「だ」!
Ini bukanlah hal yang asing juga di bahasa Indonesia. Di bahasa kita sendiri, kalimat "ini ikan" sudah bisa dimengerti tanpa perlu kata "adalah". Pada bahasa Indonesia, kata "adalah" membuat kalimatnya terdengar lebih formal sehingga penggunaannya lebih untuk bahasa tertulis maupun pidato. Tidak ada aspek jenis kelamin maupun kesopanan. Namun di bahasa Jepang nuansa yang diberikan jauh berbeda. Keberadaan 「だ」 membuat kalimatnya terdengar lebih tegas, memaksa, dan dengan kata lain deklaratif. Oleh karenanya, yang lebih sering menggunakan 「だ」 di akhir kalimat adalah laki-laki. Di bahasa Jepang, gaya bahasa tegas juga berarti tidak sopan. Oleh karenanya, saat nanti belajar gaya bahasa sopan kita akan melihat bahwa 「だ」 tidak digunakan sebagai akhiran kalimat. Terakhir, karena 「だ」 hanya digunakan untuk membuat pernyataan, kamu tidak bisa menggunakannya saat bertanya.
Deklaratif 「だ」 juga diperlukan di berbagai konstruksi yang mengharuskan keadaan benda dinyatakan dengan jelas. Ada juga kasus-kasus di mana kamu tidak boleh menempelkannya. Semuanya cukup merepotkan tapi untuk saat ini kamu belum perlu memikirkannya.
Konjugasi bentuk negatif
Di bahasa Jepang, bentuk negatif dan lampau dinyatakan melalui perubahan bentuk atau konjugasi. Nomina dan adjektiva bisa dikonjugasi ke bentuk negatif untuk menyatakan bahwa sesuatu bukan X dan ke bentuk lampau untuk menyatakan bahwa sesuatu dulunya X. Mungkin kedengarannya aneh, tapi konjugasi-konjugasi tersebut tidak memiliki konotasi deklaratif sebagaimana 「だ」. Di bab lain kita akan belajar bagaimana menggabungkan konjugasi tersebut dengan 「だ」 untuk membuatnya deklaratif.
Pertama, untuk bentuk negatif, kamu hanya perlu menempelkan 「じゃない」 ke nomina atau adjektiva-na. Pada bahasa Indonesia, ini akan menjadi "bukan" seperti pada "ini bukan ikan" atau "tidak" seperti pada "dia tidak cantik".
Aturan konjugasi untuk bentuk negatif

Tempelkan 「じゃない」 ke nomina atau adjektiva-na (例) 友達 → 友達じゃない (bukan teman) (例) きれい → きれいじゃない (tidak cantik)

Contoh
(1) 魚じゃない。- Bukan ikan. (2) 学生じゃない。- Bukan murid. (3) 静かじゃない。- Tidak hening.
Konjugasi bentuk lampau
Di bahasa Indonesia, untuk menyatakan keadaan di masa lalu digunakan keterangan waktu seperti "tadi", "tahun lalu", "dulu", dan "waktu itu". Contohnya adalah "ujiannya kemarin mudah". Di bahasa Jepang, yang diperlukan adalah merubah katanya ke bentuk lampau. Pada contoh sebelumnya, "mudah" harus dikonjugasi ke bentuk lampau. Jadi walaupun kamu sudah menggunakan keterangan waktu, kamu tetap harus merubah katanya ke bentuk lampau.
Untuk mengatakan bahwa sesuatu dulunya sesuatu, 「だった」 ditempelkan ke nomina atau adjektiva-na. Kita akan secara bebas menggunakan penanda waktu "dulu" maupun "waktu itu" sebagai terjemahannya.
Untuk mengatakan bentuk negatif lampau (dulunya bukan), bentuk negatifnya dikonjugasi menjadi bentuk negatif lampau dengan membuang 「い」 dari 「じゃない」 dan menambahkan 「かった」.
Aturan konjugasi untuk bentuk lampau

Bentuk lampau: Tempelkan 「だった」 ke nomina atau adjektiva-na (例) 友達 → 友達だった (dulu teman) (例) きれい → きれいだった (dulu cantik)
Bentuk lampau negatif: Konjugasikan nomina atau adjektiva-na ke bentuk negatif lalu ganti 「い」 pada 「じゃない」 dengan 「かった」 (例) 友達 → 友達じゃない → 友達じゃなかった (dulu bukan teman) (例) きれい → きれいじゃない → きれいじゃなかった (dulu tidak cantik)

(1) 魚だった。- Dulunya ikan. (2) 学生じゃなかった。- Dulu bukan murid. (3) 静かじゃなかった。- Waktu itu tidak hening.
Ringkasan
Kita telah belajar mengkonjugasikan keadaan benda ke empat bentuk yang mungkin. Berikutnya kita akan belajar beberapa partikel, yang memungkinkan kita memberikan peran pada kata. Inilah tabel ringkasan konjugasi yang dipelajari di bab ini.

Ringkasan konjugasi keadaan benda
PositifNegatif
Taklampau 魚(だ) Adalah ikan 魚じゃない Bukan ikan
Lampau 魚だった Dulu ikan 魚じゃなかった Dulu bukan ikan

>>> Biaya Hidup Di Tokyo <<<

sekedar share tapi ini rincian biaya hidup sekitar tahun 2009,boleh ketemu di blog mina ^^ semoga bermanfaat xDD
Yaaa itung2 tahu kisaran biaya hidup di jepang itu brapa...


Biaya hidup di Jepang, terutama di Tokyo yang memang terkenal sebagai kota paling mahal di dunia, sangat jauh berbeda dengan kita yang tinggal di Jakarta.

Karena itu kalau kamu berencana untuk tinggal cukup lama di Tokyo, kamu harus menyiapkan berbagai streategi penghematan ala Indonesia. Misalnya…

1. Carilah tempat tinggal di daerah pinggiran Tokyo
Di Haramachi Meguro ada tempat seperti kos-kosan yang bisa kamu sewa sekitar ¥30.000 per bulan. Hanya 1 kamar sempit. Tanpa WC. Tanpa apa-apa. Atau ada juga yang tipe asrama dimana kamu berbagi kamar dengan 4-5 orang lainnya.

2. Jangan sering-sering cari hiburan
Kalau kamu mau jalan-jalan jauh, kamu pasti mengeluarkan ongkos kereta api. Atau kalau kamu jalan kaki, kamu pasti cepat lelah dan harus makan di luar. Ini adalah pengeluaran yang tidak perlu. Cari hiburan atau makan di restoran tentu saja boleh, asal jangan keseringan.

3. Mungkin ini adalah yang paling penting – carilah teman seperjuangan!
Tokyo adalah tempat yang sangat menggiurkan untuk menghamburkan uang, jadi berhati-hatilah. Dengan adanya teman yang bisa diajak susah bareng dan seneng sendiri-sendiri, beban biaya hidup kamu pasti bisa berkurang.
Biaya sewa tempat dibagi dua, tagihan listrik dan air dibagi dua, sampai ke sikat gigi yang dipakai berdua.

Jadi murah kan?
Berikut perkiraan rata-rata biaya hidup di Tokyo pada tahun 2009…
—————————————–
Tempat Tinggal (untuk seorang diri):

Sewa Apartemen ¥75.000 – .Rp. 7.500.000
Rekening Air Bulanan ¥3.000 – .Rp. 300.000
Rekening Gas Bulanan ¥2.500 – .Rp. 250.000
Rekening Listrik Bulanan ¥5.000 – .Rp. 500.000
Rekening Telepon Bulanan ¥2.000 – .Rp. 200.000

Makanan & Minuman:

Nasi Kari (1 porsi) ¥743 – Rp. 74.300
Burger di McDonald’s ¥100 – Rp. 10.000
Mie Ramen (1 mangkuk) ¥586 – Rp. 58.600
Mie Ramen Instan (77g) ¥145 – Rp. 14.500
Bento – makan siang (1 kotak) ¥545 – Rp. 54.500
Pizza (1 porsi ukuran medium) ¥2.000 – Rp. 200.000
Air Minum Mineral (2.000 ml) ¥136 – Rp. 13.600
Starbucks latte/cappuccino ¥350 – Rp. 35.000
Coca-Cola (355ml) ¥120 – Rp. 12.000
Es Krim (120ml) ¥268 – Rp. 26.800
Susu (1,000 ml) ¥212 – Rp. 21.200
Coklat (65g) ¥106 – Rp. 10.600
Pisang (1kg) ¥235 – Rp. 23.500
Jeruk (1kg) ¥377 – Rp. 37.700
Roti Tawar ¥150 – Rp. 15.000

Lain-Lain:

Langganan Internet ¥4.000 – Rp. 400.000
1 Tiket Nonton Bioskop ¥1.800 – Rp. 180.000
Pulsa Ponsel/Hape Bulanan ¥4.500 – Rp. 450.000
Sewa DVD (1 film baru per hari) ¥500 – Rp. 50.000
Sewa DVD (1 film lama per minggu) ¥350 – Rp. 35.000
1 Tiket Subway ¥160 – ¥300 – Rp. 16.000/Rp. 30.000
Potong Rambut ¥2.500 – Rp. 250.000
Detergen (1kg) ¥328 – Rp. 32.800
Kertas Toilet ¥250 – Rp. 25.000
Obat Flu ¥1,545 – Rp. 154.500
Sikat Gigi ¥100 – Rp. 10.000
Pasta Gigi ¥250 – Rp. 25.000

—————————————–
Total: ¥109.856 – Rp. 10.985.600 per bulan.

Begitulah kira-kira harganya tinggal di Tokyo.

Kalau kamu pinter ngatur mana yang harus dibeli, mana yang tidak perlu dibeli, kalau kamu rajin mengawasi tanggal-tanggal diskon supermarket, hemat sana hemat sini, gratis ini gratis itu, maka bukan tidak mungkin biaya hidup kamu bisa lebih rendah lagi.

Yokoso Japan!