Rabu, 13 November 2013

Istilah Anime

Dalam dunia Anime sering kita temui istilah-istilah asing yang kita tidak tahu maknanya,maka dari itu saya memberikan postingan tentang Istilah Anime,untuk membantu Newbie Seperti saya ini hehe :D1. Anime : Anime アニメ sendiri berasal dari kata Animeshon ~ アニメション(animation). Digunakan untuk menyebutkan animasi buatan jepang dengan gaya jepang. Istilah Anime ini dipakai untuk menyebutkan semua jenis animasi yang berasal dari jepang.

2. Bishojo : Istilah Anime ini secara harafiah berarti “cewek muda yang cantik”

3. Bishounen : Istilah Anime ini secara harafiah berati “cowok muda yang tampan(atau bisa dibaca cantik!)”

4. Chibi : Istilah Anime ini berarti kecil atau cebol. Atau sering disebut dengan super – deformed. Istilah ini digunakan untuk karakter anime yang digambar dengan bentuk kerdil yang lucu dengan proporsi kepala lebih besar daripada badan.

5. Cosplay : Istilah Anime ini berasal dari gabungan kata “costum” dan “play”. Cosplay berarti hobi menggenakan pakaian beserta aksesoris wajah seperti yang dikenakan tokoh karakter dalam anime, manga, video, penyanyi atau musisi idola. Orang yang melakukan cosplay disebut Cosplayer.

6. Doujinshi : cerita yang dibuat oleh fans atau komikus amatir berdasarkan manga, anime, game atau novel yang sudah populer. Ceritanya berkisar pada parodi atau lanjutan kisah yang merupakan imajinasi dari si pembuat doujinshi itu sendiri.

7. Ero oyaji : Istilah Anime ini biasanya sebutan ini dipakai untuk menyebutkan cowok paruh baya (om-om) yang maniak cewek seksi.

8. Fan art : Istilah Anime ini merupakan gambar kreasi dari karakter anime atau manga yang disukai. Bisa juga sebagai gambar karakter dari yang dihasilkan oleh para fans.

9. Fan fic :Istilah Anime ini merupakan singkatan dari fan fiction yaitu cerita karangan fans dengan menggunakan tokoh atau memodifikasi jalan cerita dari sebuah manga atau anime.

10. Fanservice : hal-hal yang ditujukan sebagai daya tarik karena disukai oleh para fans namun tidak berhubungan dengan jalan cerita. Fanservice untuk fans cowok seperti memperlihatkan bagian tubuh, seperti memperlihatkan karakter cewek yang sedang berganti baju, rok yang tersingkap, atau yang memakai bikini (tapi tidak nude!!). fanservice untuk fans cewek seperti memperlihatkan karakter cowok yang bishonen.

11. Gosurori/GothLoli/Gothic Lolita : sebuah trend fashion yang diinspirasi dari gaya berpakaian anak-anak zaman “Victorian”.

12. Hikkikomori : Istilah Anime ini artinya adalah menarik diri. Artinya adalah seseorang yang menolak untuk bersosialisasi. Istilah Anime ini lekat dengan otaku.

13. Kawaii : cute.

14. Keitai shousetsu : mobile phone novel. Novel yang dimuat oleh situs-situs yang bisa diakses dari HP.


15. Lemon : Istilah Anime ini ditujukan pad fanfic yang dibuat yang mengandung materi “dewasa”

16. Lolicon : Istilah Anime ini merupakan singkatan dari Lolita compleks. Ini menunjukkan obsesi terhadap karakter yang manis dan imut dan pada umumnya karakter tersebut bertubuh kecil seperti kanak-kanak namun tidak dibatasi oleh umur.

17. Manga :
マンガ. Istilah Anime ini Merupakan kata komik dalam bahasa jepang. Di luar jepang, istilah ini dipakai khusus untuk membicarakan komik dari jepang.

18. Mangaka : orang yang membuat manga. Bahasa Indonesianya adalah komikus.


19. Manga scan : manga yang di scan dan biasanya banyak beredar di internet.


20. Mecha : Istilah Anime ini berasal dari kata “mechanical”. Digunakan sebagai istilah dalam manga atau 
anime yang menampilkan karakter robot. Istilah ini paling lekat dengan anime gundam.

21. Moe : bahasa slang jepang yang berarti “daya tarik” dari karakter anime atau manga yang membuat seseorang sangat “ingin” melindungi karakter tersebut. Moe! Juga sering dipakai sebagai kata seru.

22. Moso musume : istilah Anime ini untuk cewek yang suka berkhayal

23. Nijikon : Istilah Anime ini  singkatan dari “Nijigen komperekkusu”. Suatu istilah untuk menyebut seseorang yang terobsesi pada model karakter 2 dimensi.

24. Otaku : suatu istilah Anime untuk menyebutkan seseorang yang terobsesi pada sesuatu, bahkan cenderung fanatik.

25. Otomen : Istilah Anime ini merupakan gabungan 2 kata yaitu “otome” yang berarti cewek muda dan “men” yang berarti cowok. Definisi dari seorang berfisik cowok tapi hatinya selembut cewek.

26. OVA : (Original Animated Video) adalah anime yang langsung dirilis dalam bentuk video dan tidak ditayangkan di bioskop atau di televisi terlebih dahulu. Kadang disebut juga OAV (original animated video).

27. Omake : berarti tambahan

28. Seiyuu : dubber atau pengisi suara dalam bahasa jepang.

29. Shotacon : (Shoutarou komperekkusu) istilah Anime ini dalam bahasa jepang yang menggambarkan ketertarikan pada anak lelaki dibawah umur (seperti istilah “brondong” dalam bahasa indonesia). Dipakai juga untuk orang yang tertarik pada anak lelaki di bawah umur. Contohnya dalam anime/manga “Mahou Sensei Negima”, dimana tokoh utamanya Negi Springfield adalah bocah berusia 11 tahun di tengah-tengah siswi yang berusia 3-4 tahun diatasnya.

30. Tankoubon : format manga yang berbentuk satu buku tersendiri yang biasa kita lihat (kalo ga ngerti, di indonesia dipakai istilah volume). Di jepang, suatu manga di terbitkan per chapter di majalah kumpulan manga seperti Nakayoshi atau Shounen jump. Setelah itu baru dirilis tankoubonnya jika judul tersebut dirasa sudah terkenal atau jumlah chapternya sudah mencukupi.

31. Tokusatsu : suatu istilah dalam bahasa jepang untuk spesial effect dan digunakan untuk menyebut film sci-fi/fantasi/horor/live action produksi jepang. Istilah ini mengacu pada film/dorama live action super hero, seperti Kamen Rider, Ultraman, Super Sentai yang lebih banyak menggunakan efek.

32. Tsundere : istilah jepang untuk menyebutkan karakter yang pada awalnya galak, dingin, cuek atau sifat negatif lainnya. Namun berkembang menjadi manja, rapuh, penyayang dan secara emosional sangat lemah dan ingin dilindungi.


33. Yandere : lawan dari tsundere. Karakter yang mempunyai sifat manis, namun pada akhirnya berubah menjadi brutal dan sadis.

34. Yon koma manga : manga yang terdiri dari 4 panel disusun secara atas ke bawah dan temanya biasanya cerita lucu. Contohnya seperti manga Azumanga Daioh.

Rabu, 30 Oktober 2013

Kalender Jepang (lesson)

Jepang menggunakan sistem Kalender Gregorian sejak tahun ke-6 zaman Meiji (1 Januari 1873). Sampai akhir tahun ke-5 zaman Meiji (1872), Jepang masih menggunakan Kalender Tempō (Temporeki) yang merupakan kalender lunisolar (perpaduan sistem kalender matahari dan kalender lunar).
Penulisan tanggal
Penanggalan Jepang ditulis dengan urutan sebagai berikut: tahun, bulan, dan hari. Misalnya tanggal 15 April 2005 ditulis sebagai berikut:
2005年4月15日
Angka untuk tanggal dapat ditulis menggunakan angka Arab atau Kanji, misalnya:
  • Penulisan angka dengan menggunakan angka Arab untuk sistem penulisan Yokogaki (penulisan dari kiri ke kanan):
2005年4月15日
yang dibaca sebagai berikut: nisen-go nen, shigatsu, jugonichi.
年 (nen) adalah kanji untuk tahun月 (gatsu) adalah kanji untuk bulan日 (nichi) adalah kanji untuk hari
  • Penulisan angka dengan menggunakan huruf Kanji, khusus untuk penulisan tanggal untuk sistem penulisan Tategaki (sistem penulisan dari atas ke bawah, misalnya tulisan Jepang pada surat kabar dan buku):
二〇〇五年 四月 十五日
juga dibaca sebagai: nisen-go nen, shigatsu, jugonichi
二〇〇五 adalah kanji untuk 2005四 adalah kanji untuk 4十五 adalah kanji untuk 15
Penulisan nama-nama bulan
Nama-nama bulan Jepang ditulis dengan urutan angka 1 sampai 12. Nama-nama bulan yang ditulis dengan angka yang berasal dari huruf Kanji umumnya hanya digunakan untuk penulisan Tategaki.
  • Ichigatsu 1月 (一月)
  • Nigatsu 2月 (二月)
  • Sangatsu 3月 (三月)
  • Shigatsu 4月 (四月)
  • Gogatsu 5月 (五月)
  • Rokugatsu 6月 (六月)
  • Sichigatsu 7月 (七月)
  • Hachigatsu 8月 (八月)
  • Kugatsu 9月 (九月)
  • Jugatsu 10月 (十月)
  • Juichigatsu 11月 (十一月)
  • Junigatsu 12月 (十二月)
Penulisan nama-nama hari
Nama-nama hari dalam Bahasa Jepang diambil dari nama-nama planet dalam tata surya.

Nichiyobi (日曜日)    Minggu  


Getsuyobi (月曜日)    Senin   


Kayobi    (火曜日)    Selasa  


Suiyobi   (水曜日)    Rabu    


Mokuyobi  (木曜日)    Kamis   


Kinyobi   (金曜日)    Jumat   
Doyobi    (土曜日)    Sabtu   
Kanji yang digunakan untuk menulis hari Minggu adalah 日 (nichi) yang berarti Matahari. Kanji untuk menulis hari Senin adalah 月 (getsu) yang berarti Bulan, dan seterusnya sebagai berikut: 火 (ka, Api), 水 (sui, Air), 木 (moku, Kayu atau Pohon), 金 (kin, uang atau logam), 土 (do, tanah).
Penulisan tanggal berikut nama hari
Urutan penulisan tanggal jika ingin menggunakan nama hari adalah sebagai berikut: 2005年4月15日(金) Tahun, Bulan, Tanggal, Hari Kanji untuk nama hari ditulis di dalam kurung: (日), (月), (火), (水), (木), (金), dan (土)
Angka tahun juga bisa tidak ditulis, misalnya hari Jumat 15 April, ditulis sebagai: 4月15日(金)
Orang Jepang biasanya sudah mengerti bahwa 4月15日(金) adalah hari Jumat tanggal 15 April tahun ini.
Penulisan tahun menggunakan nama zaman
Jepang selain menggunakan tahun Gregorian juga menulis tahun berdasarkan nama zaman kekaisaran Jepang (Gengo, 元号).
Dengan menggunakan nama zaman, tanggal 15 April 2005 juga dapat dituliskan sebagai berikut:
平成17年4月15日 (Heisei junana nen, shigatsu, jugonichi)
Heisei adalah nama zaman yang menandai pemerintahan Kaisar Akihito yang dimulai sejak tanggal 8 Januari1989.
Nama-nama zaman
Nama-nama zaman ditentukan dengan Instruksi Kabinet (seirei) berdasarkan awal pemerintahan kekaisaran. Sebelum zaman Meiji, seorang kaisar Jepang dapat memiliki lebih dari satu nama zaman.
Contoh nama-nama zaman yang dimulai sejak zaman Meiji adalah sebagai berikut:
  • Meiji (明治) 8 September 1868 s/d 29 Juli 1912
  • Taisho (大正) 30 Juli 1912 s/d 24 Desember 1926
  • Showa (昭和) 25 Desember 1926 s/d 7 Januari 1989
  • Heisei (平成) 8 Januari 1989 -
Penulisan tahun berdasarkan nama zaman digunakan untuk menulis tanggal pada dokumen yang sifatnya resmi.
Orang Jepang umumnya lebih mengetahui tahun kelahirannya berdasarkan nama zaman dibandingkan dengan tahun Gregorian. Ini disebabkan karena sewaktu mengisi formulir yang sifatnya resmi, orang Jepang selalu diminta untuk mengisikan tahun kelahirannya menurut nama zaman. Misalnya, orang Jepang yang dilahirkan pada tahun 1987 kadang-kadang lebih ingat kalau tahun kelahirannya adalah Tahun Showa ke-62 (昭和62年, Showa rokujuni nen).
Penggunaan angka Arab untuk penulisan tanggal
Dalam pengetikan bahasa Jepang dengan menggunakan komputer, penulisan angka boleh menggunakan “karakter penuh” (全角, zenkaku) atau “karakter setengah”(半角, hankaku), misalnya tanggal 15 April 2005 bisa ditulis sebagai: 2005年4月15日 (hankaku), atau 2005年4月15日 (zenkaku) Kedua cara penulisan seperti ini diterima secara luas di Jepang.
Daftar nama-nama bulan menurut kalendar lunar Jepang
Jepang juga mengenal penamaan bulan-bulan berdasarkan kalender lunar Jepang (Inreki 陰歴). Nama-nama bulan berdasarkan kalender Inreki, sampai saat ini masih digunakan dalam dunia sastra dan masih dikenal luas oleh orang Jepang:


1 睦月    Mutsuki    Januari
 2 如月     

Kisaragi   Februari
 3 弥生     

Yayoi      Maret
 4 卯月     

Uzuki      April
 5 皐月     

Satsuki    Mei
 6 水無月   

Minazuki   Juni
 7 文月     

Fumizuki   Juli
 8 葉月     

Hazuki     Agustus
 9 長月     

Nagatsuki  September
10 神無月   

Kannazuki  Oktober
11 霜月     

Shimotsuki November
12 師走    Shiwasu    Desember
Menurut cerita di balik penamaan bulan-bulan Inreki, Oktober disebut Kannazuki (神無月) atau “bulan tidak ada dewa” (dari urutan kanji yang membentuk kata Kannazuki: 神 dewa, 無 tidak ada, 月 bulan), konon pada bulan itu para dewa-dewi semuanya berkumpul di kuil Izumo Taisha di Prefektur Shimane.
Bulan Desember disebut Shiwasu (師走?, guru berlari) karena orang Jepang sibuk menyambut Tahun Baru di bulan Desember, bahkan para guru yang biasanya tidak sibuk (menurut cerita zaman dulu), ternyata ikut sibuk berlarian kesana-kemari untuk menyambut Tahun Baru.
Tahun Baru Jepang
Jepang merayakan Tahun Baru berdasarkan sistem kalender Gregorian, namun menganut tradisi Shio (Eto) yang berasal dari sistem kalender Tionghoa.
Jepang merayakan tahun baru dan pergantian Eto secara bersamaan pada tanggal 1 Januari, walaupun menurut sistem kalender Tionghoa, pergantian Shio terjadi pada Tahun Baru Imlek.
Eto yang dilambangkan 12 jenis binatang
Eto dilambangkan oleh duabelas jenis binatang:

Ne      (子) Tikus


Ushi    (丑) Sapi


Tora    (寅) Harimau


U       (卯) Kelinci


Tatsu   (辰) Naga


Mi      (巳) Ular


Uma     (午) Kuda


Hitsuji (未) Domba


Saru    (申) Kera


Tori    (酉) Ayam


Inu     (戌) Anjing
I       (亥) Babi Hutan
Dulunya Eto banyak digunakan untuk dasar ramalan nasib dan karakter pribadi orang, tetapi di zaman modern Jepang, Eto yang disimbolkan dalam bentuk benda-benda kecil dari keramik hanya berfungsi sebagai benda pajangan di pintu masuk rumah (genkan).
Penjualan benda-benda kecil dari keramik yang melambangkan Eto, biasanya sudah dimulai 2-3 bulan sebelum menjelang Tahun Baru. Dalam perayaan Tahun Baru di Jepang, ada tradisi untuk menghias rumah dengan pajangan yang melambangkan Eto untuk tahun tersebut.
Daftar nama hari-hari mistik
Sampai saat ini masih banyak kalender dinding Jepang yang memuat hari-hari mistik. Hari-hari mistik sampai sekarang ini masih dipercaya sebagai pedoman untuk memilih hari baik untuk melakukan upacara yang sifatnya resmi seperti resepsi pernikahan dan upacara pemakaman.
Pekan yang disebut rokuyō (六曜) terdiri dari 6 hari-hari mistik: sakigachi, butsumetsu, tomobiki, sakimake, dan shakko.
Arti hari-hari mistik Jepang adalah sebagai berikut:
  • Sakigachi atau senshō (先勝)
Hari baik untuk acara penting, asalkan acara tersebut diadakan pada pagi hari dan sebaiknya tidak mengadakan acara penting sesudah tengah hari.
  • Butsumetsu (仏滅)
Hari sial untuk memulai sesuatu. Sebaiknya tidak mengadakan resepsi pernikahan atau membuka bisnis.
  • Tomobiki (友引)
Hari untuk tidak mengadakan pemakaman. Tomo (友) artinya teman, Biki (引) artinya menarik. Konon kalau mengadakan pemakaman pada hari ini, orang yang meninggal akan “mengajak” teman-temannya yang masih hidup untuk ikut pergi bersama-sama ke alam sana.
  • Dai an (大安)
Hari mujur untuk melakukan segala macam kegiatan. Hari terbaik untuk menikah atau mengadakan resepsi pernikahan.
  • Sakimake atau senbu (先負)
Hari harus berhati-hati. Pada hari ini sebaiknya menghindari keputusan yang sifatnya penting.
  • Shakkō (赤口)
Hari sial. Pada hari ini sebaiknya tidak mengadakan acara yang sifatnya penting seperti pemakaman atau pernikahan.
Hari-hari Libur Resmi
Tanggal Nama hari libur dalam Bahasa Indonesia Nama hari libur dalam Bahasa Jepang Keterangan dan tradisi yang terkait 1 Januari Tahun Baru 元日 (Ganjitsu) Di hari-hari awal tahun baru terdapat tradisi melakukan hatsumode (kunjungan pertama ke kuil). Senin minggu ke-2 bulan Januari Hari Kedewasaan 成人の日 (Seijin no hi) Coming of Age Day Upacara bernama Seijin shiki diadakan di seluruh Jepang untuk menyambut penduduk yang mencapai usia 20 tahun. 11 Februari Hari Pembentukan Negara 建 国記念日 (Kenkoku kinen no hi) National Foundation Day Hari untuk memperingati penobatan Kaisar Jepang yang pertama. 20 atau 21 Maret Hari Ekuinoks Musim Semi 春分の日 (Shunbun no hi) Vernal Equinox Day Hari untuk melakukan ziarah ke makam. 29 April Hari Shōwa 昭和の日 (Shōwa no hi) Hari libur untuk memperingati ulang tahun Kaisar Shōwa menurut keputusan Parlemen Jepang tertanggal 13 Mei 2005. 3 Mei Hari Peringatan Konstitusi 憲法記念日 (Kenpo kinenbi) Hari mulai berlakunya Konstitusi Jepang. 4 Mei Hari Hijau 緑の日 (Midori no hi) Greenery Day Hari libur untuk mencintai tumbuhan dan berterima kasih atas hasil alam. 5 Mei Hari Anak-anak 子どもの日 (Kodomo no hi) Hari kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, dan sering disebut Hari Anak Laki-laki. Senin minggu ke-3 bulan Juli Hari Laut 海の日 (Umi no hi) Hari berterima kasih pada lautan dan samudra. Senin minggu ke-3 bulan September Hari Penghormatan Orang Lanjut Usia 敬老の日 (Keirō no hi) Respect for the Aged Day Hari memperhatikan kesejahteraan orang lanjut usia. 23 September Hari Ekuinoks Musim Gugur 秋分の日 (Shūbun no hi) Autumnal Equinox Day Hari untuk melakukan ziarah ke makam. Senin minggu ke-2 bulan Oktober Hari Olahraga dan Kesehatan 体育の日 (Taiiku no hi) Hari libur untuk memperingati hari pembukaan Olimpiade Tokyo 1964. 3 November Hari Kebudayaan 文化の日 (Bunka no hi) Dulunya merupakan hari libur untuk memperingati hari ulang tahun Kaisar Meiji, tetapi kemudian dijadikan hari libur untuk mempromosikan kebudayaan Jepang. 23 November Hari Berterimakasih pada Pekerja/Buruh 勤労感謝の日 (Kinro kansha no hi) Labor Thanksgiving Day Hari libur untuk menghormati kaum buruh dan merayakan hasil produksi. 23 Desember Hari Ulang Tahun Kaisar 天皇誕生日 (Tennō tanjobi) Hari libur untuk merayakan ulang tahun Kaisar Jepang yang sekarang.
Libur Tidak Resmi
Selain hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah, Jepang juga memiliki tradisi liburan tidak resmi.
  • Libur Golden Week
Golden Week adalah pekan di akhir bulan April dan awal bulan Mei yang secara kebetulan ada 4 hari libur resmi yang hampir berurutan (29 April, 3 Mei, 4 Mei, dan 5 Mei). Sebagian besar kantor-kantor memutuskan untuk meliburkan pegawainya selama periode Golden Week. Di tahun 2005, sebagian perusahaan dan bisnis tutup selama 10 hari mulai tanggal 29 April sampai tanggal 9 Mei, karena 2 Mei dan 6 Mei adalah dua hari kerja yang terjepit di antara hari libur resmi dan libur akhir pekan.
  • Libur Obon
Libur Obon (盆休み Obon yasumi) adalah hari-hari libur tidak resmi sebelum dan sesudah tanggal 15 Agustus. Walaupun perayaan Obon tidak merupakan hari libur resmi, perusahaan dan pemilik usaha sering meliburkan diri selama beberapa hari (13-16 Agustus) atau hingga satu minggu. Libur ObonObon. digunakan untuk berziarah ke makam dan berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman. Kantor pemerintah tetap buka seperti biasa, walaupun sebagian besar pegawai meminta cuti untuk merayakan
  • Libur Tahun Baru Jepang
Libur Tahun Baru Jepang (お正月 Oshogatsu yasumi) adalah kesempatan pulang ke kampung halaman dan berkumpul dengan sanak keluarga untuk merayakan hari Tahun Baru. Liburan tahun baru lamanya berbeda-beda tergantung pada kebijaksanaan masing-masing kantor. Kantor-kantor pemerintahan dan swasta biasanya tutup sejak menjelang akhir tahun (29 Desember atau 30 Desember) hingga beberapa hari sesudah Tahun Baru.
Hari-hari Perayaan Tradisi
Sebagai negara yang memelihara kelangsungan tradisi, ada hari-hari tertentu yang bukan merupakan hari libur, tetapi merupakan hari-hari khusus yang dirayakan secara luas di Jepang.
Tanggal Nama perayaan dalam Bahasa Indonesia Nama perayaan dalam Bahasa Jepang Keterangan dan tradisi yang terkait 3 Februari Hari Pergantian Musim 節分 (Setsubun) Dulunya orang Jepang selalu memperingati hari-hari yang menandai pergantian musim (setahun ada 4 kali Setsubun), tetapi sekarang yang diperingati hanyalah hari yang terjepit di antara akhir musim dingin dan awal musim semi.

Pada hari Setsubun ada tradisi melempar kacang kedelai untuk mengusir hantu (鬼 oni). Di kuil-kuil Shinto diadakan upacara melempar-lempar kacang kedelai yang juga dilakukan oleh bintang tamu orang-orang terkenal. Di rumah-rumah orang Jepang, kacang kedelai dilempar-lemparkan sambil mengucap mantera (Hantu ke luar, rezeki ayo ke dalam! (鬼は外、福は内! Oni wa soto, fuku wa uchi!). 3 Maret Hari Anak Perempuan ひなまつり (Hina Matsuri) Girl's Festival Hari untuk mendoakan kesehatan dan pertumbuhan anak perempuan. Di rumah orang Jepang yang mempunyai anak perempuan usia sekolah, terdapat tradisi untuk memajang boneka pasangan pengantin (ひな人形 hina ningyo) dalam upacara pernikahan zaman Heian. 7 Juli Festival Tanabata 七夕まつり (Tanabata matsuri) Star Festival Konon festival ini berasal dari legenda kuno Tiongkok mengenai kisah cinta seorang penenun yang bernama Orihime and penggembala sapi yang bernama Hikoboshi. Pasangan yang sedang dilanda cinta ini hanya dapat bertemu setahun sekali di hari Tanabata, di saat tempat tinggal mereka di bintang Vega dan bintang Altair yang terpisahkan Galaksi Bima Sakti (天の川 Ama no gawa) letaknya menjadi sangat berdekatan.

Pada perayaan Tanabata, anak-anak sekolah dan pasangan yang sedang berpacaran menuliskan keinginan, harapan, dan cita-cita masa depan di atas Tanzaku (kertas persegi panjang). Tanzaku kemudian digantung di dahan-dahan pohon bambu bersama-sama dengan hiasan beraneka warna agar keinginan yang dituliskan menjadi terkabul. 15 Agustus Perayaan Obon お盆 (Obon) Kesempatan berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman bagi orang Jepang. Kabarnya pada hari ini para arwah leluhur diberi izin untuk turun ke bumi mengunjungi sanak keluarga. 15 November Perayaan usia tujuh-lima-tiga tahun 七五三 (Shichi-Go-San) Perayaan untuk mendoakan kesehatan anak perempuan yang sudah genap berusia 7 dan 3 tahun, dan anak laki-laki yang sudah genap berusia 5 tahun. Tradisi ini merupakan kewajiban bagi para orang tua untuk membawa anak-anak yang sudah genap berusia 7, 5 atau 3 tahun ke kuil-kuil Shinto untuk didoakan.

Pada perayaan ini kita bisa melihat anak-anak yang sedang merayakan Shichi-go-san mengenakan pakaian kimono yang bagus-bagus. Para orang tua memanfaatkan kesempatan ini untuk mengabadikan anak-anak yang sudah berpakaian bagus dengan membuat foto keluarga di studio foto.

Teru Teru Bozu てるてる坊主(boneka penangkal hujan)



Teru Teru Bozu adalah boneka tradisional buatan tangan, orang-orang Jepang membuat boneka teru teru bozu (てるてる坊主). "Teru" dalam bahasa jepang menggambarkan cahaya matahari, sedangkan "bozu" berarti biksu, mengarah ke kepala botak teru teru bozu. Boneka kecil yang terbuat dari selembar kain putih atau kertas tissue ini dipercaya bisa menangkal hujan. Anak-anak biasanya menggantungnya sehari sebelum piknik sekolah, untuk meminta hari yang cerah esok.
Kalau kita menggantung teru teru bozu terbalik (dengan kepala di bawah), itu artinya kita meminta turunnya hujan.
Teru Teru bōzu menjadi populer selama periode Edo di kalangan penduduk kota, yang anak-anaknya akan membuat mereka sehari sebelum cuaca baik dikehendaki dan menyanyikan "Baik-imam cuaca, beritahukan cuaca bagus besok." Ada uta warabe terkenal, atau Jepang sajak kanak-kanak, terkait dengan Teru Teru bozu

Berikut sajaknya:

てるてるぼうず、てるぼうず
明日天気にしておくれ
いつかの夢の空のように
晴れたら金の鈴あげよ

てるてるぼうず、てるぼうず
明日天気にしておくれ
私の願いを聞いたなら
甘いお酒をたんと飲ましょ

てるてるぼうず、てるぼうず
明日天気にしておくれ
もしも曇って泣いてたら
そなたの首をちょんと切るぞ

Romaji:
Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Itsuka no yume no sora no yō ni
Haretara kin no suzu ageyo

Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Watashi no negai wo kiita nara
Amai o-sake wo tanto nomasho

Teru-teru-bōzu, teru bōzu
Ashita tenki ni shite o-kure
Moshi mo kumotte naitetara
Sonata no kubi wo chon to kiru zo

Lagu, ditulis oleh Kyoson Asahara dan disusun oleh Shinpei Nakayama, dirilis pada 1921. Seperti banyak sajak kanak-kanak, lagu ini dikabarkan memiliki sejarah yang lebih gelap daripada yang pertama kali muncul. Ini diduga berasal dari sebuah kisah tentang seorang biksu yang berjanji petani untuk menghentikan hujan dan membawa cuaca cerah selama periode berkepanjangan hujan yang merusak tanaman.

Ketika biarawan gagal untuk membawa sinar matahari, ia dihukum mati. Banyak sejarawan rakyat Jepang, Namun, percaya cerita ini dan lain-lain mengenai asal-usul Teru Teru bozu mungkin berasal dari tradisi lama setelah menjadi luas, kemungkinan besar dalam upaya untuk memperbaiki citra boneka. Hal ini lebih mungkin bahwa "bōzu" dalam nama tidak menunjuk rahib Buddha yang sebenarnya, tetapi bulat, botak rahib-seperti kepala boneka, dan "Teru Teru" bercanda merujuk pada efek cahaya matahari terpantul sebuah botak.

Tanabata

Tanabata atau Festival Bintang adalah salah satu perayaan di Jepang. Perayaan besar-besaran dilakukan di kota-kota di Jepang, termasuk di antaranya kota Sendai dengan festival Sendai Tanabata. Tanggal festival Tanabata adalah 7 Juli.

           Legenda Tanabata di Jepang mengisahkan bintang Vega yang merupakan bintang tercerah dalam rasi bintang Lyra sebagai Orihime (Shokujo), putri Raja Langit yang pandai menenun. Bintang Altair yang berada di rasi bintang Aquila dikisahkan sebagai sebagai penggembala sapi bernama Hikoboshi (Kengyū). Hikoboshi rajin bekerja sehingga diizinkan Raja Langit untuk menikahi Orihime. Suami istri Hikoboshi dan Orihime hidup bahagia, tapi Orihime tidak lagi menenun dan Hikoboshi tidak lagi menggembala. Raja Langit sangat marah dan keduanya dipaksa berpisah. Orihime dan Hikoboshi tinggal dipisahkan sungai Amanogawa (galaksi Bima Sakti) dan hanya diizinkan bertemu setahun sekali di malam hari ke-7 bulan ke-7 (yang di sebut sebagai Tanabata). Kalau kebetulan hujan turun, sungai Amanogawa menjadi meluap dan Orihime tidak bisa menyeberangi sungai untuk bertemu suami. Sekawanan burung kasasagi terbang menghampiri Hikoboshi dan Orihime yang sedang bersedih dan berbaris membentuk jembatan yang melintasi sungai Amanogawa supaya Hikoboshi dan Orihime bisa menyeberang dan bertemu.

           Perayaan dilakukan di malam ke-6 bulan ke-7, atau pagi di hari ke-7 bulan ke-7. Sebagian besar upacara dimulai setelah tengah malam (pukul 1 pagi) di hari ke-7 bulan ke-7. Tengah malam merupakan saat bintang Altair, bintang Vega, dan galaksi Bima Sakti paling mudah dilihat.

            Biasanya kita menuliskan permohonan kita dan menggantungnya di pohon bambu pada hari Tanabata.

j-pop

J-pop merupakan singkatan dari Japanese Pop dan mengacu pada Musik populer di Jepang. Istilah J-pop diambil dari sebuah stasiun radio “J-WAVE” yang menunjukkan jenis musik yang berbeda dari musik rakyat. Penyanyi dari J-pop adalah musisi yg terkenal dan juga seiyuu.
J-pop atau Japanese Pop merupakan istilah umum yang mengandung banyak jenis (genre) musik Jepang seperti pop, rock, dance, rap dan soul. Di Jepang, istilah J-pop digunakan untuk membedakan gaya musik modern dengan musik klasik Jepang yang disebut dengan Enka atau bentuk ballad dari Jepang tradisional. Kerap kita mendengar istilah seperti J-rock, Visual Kei dan J-rap, namun semua istilah tersebut berada di dalam naungan J-pop.
Di kawasan Nagoya, istilah Z-pop digunakan untuk musik-musik yang populer di kawasan tersebut. Beberapa lagu Enka seperti yang dinyanyikan oleh Miyuki Nakajima dan Anzenchitai bisa dianggap berada dalam kategori baik Enka ataupun J-pop. Toko-toko musik di Jepang umumnya membagi jenis musik dalam kategori J-pop, Enka, Klasik serta kategori Inggris/internasional.
Sejarah dan Perkembangan J-pop
Akar dari J-pop berawal dari musik Jazz yang menjadi populer pada awal era Showa. Awal Era Showa dimulai pada tahun 1926 oleh Kaisar Hirohito sampai dengan masa Perang Dunia II 1945. Musik Jazz memperkenalkan berbagai jenis alat musik yang sebelumnya hanya dipergunakan untuk musik klasik dan dalam militer, dalam berbagai bar dan klub seperti “Ongaku Kissa” yang merupakan salah satu tempat pertunjukkan Jazz yang terkenal. Namun dalam masa Perang Dunia II, musik jazz sempat terhenti akibat tekanan dari tentara kerajaan Jepang. Setelah masa perang berakhir, Tentara Amerika Serikat memperkenalkan kepada Jepang jenis musik khas Amerika seperti boogie-woogie, mambo, blues dan country. Jenis-jenis musik tersebut dipertunjukkan oleh para musisi Jepang kepada pasukan tentara Amerika yang menempati markas AS di Jepang. Lagu seperti “Tokyo Boogie-Woogie” yang dinyanyikan oleh Sizuko Kasaoki (1948), “Tennesse Waltz” oleh Eri Chiemi (1951), “Omatsuri Mambo” oleh Misora Hibari dan “Omoide no Waltz” oleh Izumi Yukimura menjadi populer di Jepang. Bahkan musisi luar seperti Jazz At The Philharmonic dan Louis Armstrong pernah mengunjungi Jepang untuk melakukan pertunjukkan. Tahun 1952 merupakan tahun dimana musik Jazz membooming. Namun, Jazz bukanlah jenis musik yang mudah dipelajari sehingga sebagian besar musisi amatir Jepang mempelajari musik country yang dianggap paling mudah dipelajari.
Demam Rock and Roll mulai melanda Jepang pada tahun 1956 oleh sebuah grup musik country, Kosaka Kazuya and Wagon Masters yang merilis album “Heartbreak Hotel”, yang aslinya dibawakan oleh sang raja Elvis Presley. Wabah rock and roll ini mencapai titik puncaknya pada tahun 1959 dengan munculnya sebuah film yang memfokuskan ada pertunjukan grup rock and roll Jepang. Turunnya pamor rock and roll di Amerika Serikat diikuti oleh Jepang seiring dengan banyaknya grup di Jepang yang tak lain hanya meniru Rock and Roll Amerika.
Sebagian besar musisi Jepang mulai memadukan musik pop tradisional Jepang dengan rock and roll. Salah satu yang sukses adalah Kyu Sakamoto dengan “Ue Wo Muite Arukou”. Sedangkan musisi lain memilih untuk menciptakan musik yang baru, dengan mengambil lagu populer di Amerika dan menerjemahkan liriknya kedalam bahasa Jepang sehingga melahirkan istilah “Cover Pop”. Dan juga, banyak dari jazz kissa (yang melakukan pertunjukan di club/café) mulai menghilang akibat dari Stasiun radio dan televisi yang menyiarkan pertunjukan musik yang kemudan mulai menghilang pula dengan munculnya Karaoke. Cover Pop menjadi musik umum di Jepang selama beberapa tahun.
Pada tahun 1970-an sampai pertengahan 1980-an musik di Jepang mulai menerapkan aransemen lagu yang lebih kompleks dan tak lagi menyampaikan pesan sosial dalam musiknya, melainkan mengenai cinta dan kesan pribadi. Musik ini kemudian disebut dengan New Music. Takura Yoshida dan Yusui Inoue merupakan beberapa artis pada masa tersebut.
Pada tahun 1980-an, City Pop muncul pada musik-musik yang bertemakan kota-kota besar di Jepang seperti Tokyo. Karena istilah city pop kurang begitu dikenal, maka kebanyakan lagu dapat dianggap sebagai city pop atau new music. Begitu istilah tersebut menjadi populer, Wasei Pop menjadi istilah untuk mendeskripsikan baik City Pop ataupun New Music. Hingga memasuki tahun 1990, J-pop menjadi sebutan umum untuk sebagian besar musik-musik populer.
Pada akhir tahun 1980-an merupakan bangkitnya salah satu grup rock paling tenar dalam sejarah, Chage & Aska. Duet yang terdiri dari Chage (Shuji Shibata) dan Ryo Aska (Shigeaki Miyazaki) merilis serangkaian karya – karya hits sepanjang tahun 1980 dan 1990 dan mengukuhkan diri mereka sebagai grup rock terpopuler di Asia. Ryo Aska dianggap sebagai salah satu penulis lagu terbaik di Jepang. Namun, dengan munculnya jenis dance music dengan irama techno yang dipunggawa oleh Namie Amuro dan Tetsuya Komuro pada pertengahan dan akhir 1990-an, popularitas grup rock seperti Chage & Aska mulai menurun. Tapi bukan berarti J-Rock hilang pamor begitu saja, musik rock di Jepang mulai dihadiri oleh grup-grup seperti B’z, Mr. Children, L`arc en Ciel, Glay dan sempat heboh oleh musik rock Hide yang radikal.
Pada Tahun 1996 hingga 1998, gaya musik mulai berubah dengan irama dance yang lebih sedikit dan lebih ke pop. Grup seperti Speed, Kinki Kids, Da Pump, Every Little Thing dan Max merupakan grup yang sukses untuk jenis musik ini. Bahkan Namie Amuro pun ikut merubah gaya musiknya. Gaya musik ini pun diikuti oleh hampir semua dan masih mendominasi hingga saat ini. Pada tahun 1998, grup duet Kiroro melakukan debut dan menjadi populer dengan gaya musik ballad mereka dengan menggunakan piano sebagai alat musik utama. Karena berbeda dan terbilang gaya baru itulah mereka langsung mendapatkan popularitas.
Pada tahun 1999, debut Utada Hikaru di Jepangmenjadipopuler dengan gaya urban hip-hop dengan pengaruh Amerika yang kental. Gayanya berbeda di Jepang karena lebih mirip atau hampir sama dengan hip-hop Amerika. Itu pun disebabkan karena Utada Hikaru lahir dan besar di New York. Pada tahun yang sama, muncul Dragon Ash yang meniru habis gaya Rap Amerika. Sejak itu artis-artis hip-hop mulai bermunculan hingga sekarang dan mulai naik daun seperti suksesnya Home Made Kazoku (2004). Namie Amuro lagi-lagi menyesuaikan gaya musiknya dengan irama hip-hop.


Pengaruh J-pop pada Kebudayaan populer
Musik J-pop merupakan bagian dari kebudayaan populer Jepang. Dan telah digunakan dimana-mana seperti anime, iklan, film, acara radio dan televisi, dan video game. Bahkan beberapa acara berita di televisi menggunakan lagu J-pop sebagai penutup acara.
Laju pertumbuhan J-pop luar biasa tingginya. Dalam anime dan acara televisi lainnya, terutama drama, lagu J-pop yang digunakan sebagai soundtrack cenderung berubah setiap musim (season) sampai empat kali dalam setahun. Bila dihitung lagu pembuka (OP) dan penutup (ED) dan acara berlangsung selama satu tahun, maka paling tidak memiliki delapan lagu sebagai bagian dari acara tersebut. Sebagai perbandingan, acara televisi Amerika seperti Buffy the Vampire Slayer yang berjalan selama 7 musim dari tahun 1997 sampai 2003 memiliki 30 lagu dalam 2 album soundtrack. Sebuah anime dengan masa tayang yang sama bisa memiliki sampai 56 lagu dan sedikitnya satu lagu dirilis sebagai single.
Cepatnya laju pertumbuhan J-pop juga mengakibatkan cepatnya pemunculan wajah baru dan juga hilangnya artis. Kebanyakan artis hanya mampu menghasilkan beberapa single dan sebuah album lalu akhirnya memudar. Walau tidak menutup kemungkinan artis pendatang baru dan langsung diangkat soundtrack anime dll. Sangat sulit untuk tetap bertahan lebih lama dari itu. Apabila mampu bertahan selama 10 tahun sudah dianggap luar biasa. Grup seperti Chage & Aska, B’z, Southern All Stars, dan TUBE yang populer selama lebih dari 15 tahun merupakan kesuksesan besar. Salah satu kunci kesuksesan dalam dunia J-pop adalah mengikuti dan menyesuaikan perkembangan gaya musik seperti Namie Amuro yangberawal dari Techno/dance lalu berubah ke pop dan akhirnya hip-hop. Itulah mengapa Namie sampai sekarang masih saja merupakan artis populer.

Salah satu masalah dari J-pop mirip dengan masalah gaya hidup orang Jepang pasca Perang Dunia II, meniru gaya Amerika dan bahkan musik negara lain. J-pop cenderung identik dengan beberapa musik Amerika. Namun hal ini terbilang wajar di Jepang mengingat sejarah perkembangan musik yang terintimidasi oleh musik Amerika. Maka tak heran apabila saat mendengarkan J-pop ada beberapa yang mirip sekali dengan lagu amerika yang populer. Dan itu sudah dianggap menjadi bagian dari J-pop, karena sudah teraransir oleh orang Jepang, dinyanyikan oleh orang Jepang untuk orang Jepang. Berawal dari J-pop yang dipengaruhi musik luar, dan hasilnya pun menggebrak dengan ekspansi sampai ke luar Jepang. Artis-artis J-pop mulai melakukan pertunjukan ke luar Jepang dimulai dari seputar negara-negara di Asia, kemudian meluas ke Australia, Amerika, bahkan Eropa. Bahkan J-pop mulai dijadikan inspirasi musik di beberapa negara seperti Indonesia dengan grup-grup yang terinspirasi oleh artis Jepang paling pasaran di Indonesia, L`arc en Ciel.

Jenis musik dibawah J-pop
J-pop memiliki kategori sebagian besar musik yang beredar di Jepang antara lain :
- Lagu Anime
- Boy Band
- Bubblegum pop
- Girl Group
- J-rock
- Musik Video game
- Visual Kei
Berikut adalah daftar lagu J-Pop yang saat ini (juli 2009), sedang mengisi top 40 single terpopuler di Jepang.
40 – Eisaku Ookawa – “Nani wa Kotobuki”
39 – Anna Tsuchiya – “Brave Vibration”
38 – Minami Akina no Super Mild Seven |Mai Satoda with Kazoku Goda – “I Believe ~Yume wo Kanaeru Maho no Kotoba~/Don’t leave me”
37 – BINECKS – “Blue Feather”
36 – YA-KYIM – “Tabun Kitto/Happy Face(love ver.)”
35 – Kiyoshi Hikawa – “Roukyoku Ichidai”
34 – Machiko Kitano – “Akanezora”
33 – SCANDAL – “Shoujo S”
32 – Yuuki Seguchi – “Hourouki”
31 – YU-A – “Yuuhi”
30 – Yutaka Yamakawa – “Kirisame no Shiatoru”
29 – Masaharu Fukuyama – “Keshin”
28 – Akio Kashuji – “Mizu Hanabi”
27 – Ringo Shiina – “Ariamaru Tomi”
26 – BOOM BOOM SATELLITES – “BACK ON MY FEET”
25 – BIGBANG – “MY HEAVEN”
24 – Saburo Kitajima – “Hiei no Kaze”
23 – Vidoll – “Focus”
22 – SONOMI – “SUMMER”
21 – Mika Shinno – “ONNA”
20 – GACKT – “Flower”
19 – JASMINE – “sad to say”
18 – Arashi – “Ashita no Kioku/Crazy Moon ~Kimi wa Muteki~”
17 – ℃-ute – “Shochu Omimai Moushiagemasu”
16 – Nana Tanimura – “every-body”
15 – HAN-KUN – “KEEP IT BLAZING”
14 – AKB48 - “Namida Surprise!”
13 – mihimaru GT – “Torokechau Dandy”
12 – flumpool – “MW ~Dear Mr. & Ms. Picaresque~/Natsu Dive”
11 – Yusuke – “Tanpopo/Kaizokusen/Sonote”
10 – KREVA – “AKA (Shunkan Speechless/Kun ni Mune Kyun Uwaki na Vacance)”
9 – Yajima Beauty Salon – “Hamaguri Bomber”
8 – Junko Akimoto – “Tasogare Love Again”
7 – Tohoshinki – “Stand by U”
6 – ORANGE RANGE – “Hitomi no Saki ni”
5 – BIGBANG – “Gara Gara Go!!”
4 – Ayaka – “Minna Sora no Shita”
3 – Arashi – “Everything”
2 – Koda Kumi - “3 Splash (Lick Me/Ecstasy/Hashire!)”
1 – Tegomass – “Tanabata Matsuri”

Rahasia Jepang

Info tentang Jepang yang mungkin kalian belum tahu.. :)

1. Di Jepang, angka “4″ dan “9″ tidak disukai, sehingga sering tidak ada nomer kamar “4″ dan “9″. “4″ dibaca “shi” yang sama bunyinya dengan yang berarti “mati”, sedang “9″ dibaca “ku”, yang sama bunyinya dengan yang berarti “kurushii/sengsara”.

2. Orang Jepang menyukai angka “8″. Harga-harga barang kebanyakan berakhiran “8″. Susu misalnya 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang dicantumkan sudah harus memasukkan pajak, jadi mungkin kebiasaan ini akan hilang. (Pasar = Yaoya = tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800).

3. Kalau musim panas, drama di TV seringkali menampilkan hal-hal yang seram (hantu).

4. Drama detektif di TV, bunyi sirene (kyukyusha) biasanya muncul pada menit-menit awal. Di akhir cerita, sebelum perkelahian mati-matian biasanya penjahat selalu menceritakan semua rahasia kejahatannya.

5. Cara baca tulisan Jepang ada dua style : yang sama dengan buku berhuruf Roman alphabet huruf dibaca dari atas ke bawah, dan yang kedua adalah dari kolom paling kanan ke arah kiri. Sehingga bagian depan dan belakang buku berlawanan dengan buku Roman alphabet (halaman muka berada di “bagian belakang”).

6. Kita (orang Indonesia) dan rekan-rekan dari Asia Tenggara lainnya umumnya kalau jiko-shokai (memperkenalkan diri) sering memulai dengan “minasan, konnichiwa” atau “minasan, konbanwa”. Mungkin ini karena kebiasaan bahasa Indonesia untuk selalu memulai pidato dengan ucapan selamat malam, dsb. Tapi untuk pendengaran orang Jepang, rasanya janggal, karena mirip siaran berita di TV. Seharusnya dimulai dengan langsung menyebut nama dan afiliasi. Misalnya “Tanaka ken M1 no Anto desu….dst.”, tidak perlu dengan “Minasan..konnichiwa…”.

7. Kesulitan pertama yang muncul dalam urusan administratif di Jepang, kalau ditanya : “family name anda apa ? “, karena kita tidak ada keharusan di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara untuk mencantumkan family name.

8. Kalau kita memperoleh undangan yang meminta konfirmasi hadir atau tidak, biasanya kita harus mengirimkan balik kartu pos. Salah satu manner adalah mencoret huruf 御 pada pilihan : 御欠席 /出席. Juga mencoret akhiran 様 pada nama kita yang tercantum sebagai pengirim pada kartupos tersebut. Ini adalah adat Jepang, agar kita selalu rendah hati, yang ditunjukkan dengan menghindari/mencoret 御 dan 様 pada kartu pos balasan.

9. Kalau kita membubuhkan tanda tangan, kadang akan ditanya orang Jepang : ini bacanya bagaimana ? Kalau di Jepang saat diperlukan tanda tangan (misalnya di paspor, dsb.) umumnya menuliskan nama mereka dalam huruf Kanji, sehingga bisa terbaca dengan jelas. Sedangkan kita biasanya membuat singkatan atau coretan sedemikian hingga tidak bisa ditiru/dibaca oleh orang lain.

10. Acara TV di Jepang didominasi oleh masak memasak

11. Fotocopy di Jepang self-service, sedangkan di Indonesia di-service.

12. Jika naik taxi di Jepang, pintu dibuka dan ditutup oleh supir. Penumpang dilarang membuka dan menutupnya sendiri.

13. Tanda tangan di Jepang hampir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal, melainkan harus memakai hanko/inkan/cap. Jenis hanko di Jepang ada beberapa, a.l. jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan, untuk berbagai keperluan. Jitsu-in adalah inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti beli rumah, beli mobil, untuk jadi guarantor, dsb. jenis ini diregisterkan ke shiyakusho. Ginko-in adalah jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat account di bank. inkan ini diregisterkan ke bank. Mitome-in dipakai untuk keperluan sehari-hari, dan tidak diregisterkan.

14. Naik sepeda tidak boleh boncengan (kecuali memboncengkan anak-anak).

15. Ajakan makan bersama belum tentu berarti anda ditraktir, tapi bisa jadi bayar sendiri-sendiri.

16. Di Jepang sulit mencari mesin ketik.

17. Pernah nggak melihat cara orang Jepang menghitung “satu”, “dua”, “tiga”,…. dengan jari tangannya ? Kalau rekan-rekan perhatikan, ada perbedaan dengan kebiasaan orang Indonesia. Orang Indonesia umumnya mulai dari tangan dikepal dan saat menghitung “satu”, jari kelingking ditegakkan. Menghitung “dua”, jari manis ditegakkan, dst. Kalau orang Jepang, setahu saya, kebalikannya. Mereka selalu mulai dari telapak tangan terbuka, dan cara menghitungnya kebalikan orang Indonesia. Saat bilang “satu”, maka jarinya akan ditekuk/ditutupkan ke telapak tangan. Misalnya Nggak percaya ? Coba deh…jikken dengan teman Jepang anda.

18. Cara menulis angka : 7 (tujuh). Kebiasaan orang Indonesia selalu menambahkan coret kecil di kaki angka 7 (mirip huruf “NU” katakana : ヌ). Di Jepang selalu dididik menulis 7 persis seperti huruf ketik (tanpa coretan nya orang Indonesia), jadi mirip huruf katakana “FU” (フ) atau “WA” (ワ). Saat saya riset handwriting numeral recognition, saya lihat ratusan tulisan tangan orang Jepang tentang angka 7, dan tidak ada satu pun yang sama dengan yang “made in Indonesia”. Moral of the story : Hati-hati kalau menulis alamat, formulir atau dokumen lainnya di Jepang. Sedapat mungkin usahakan sama dengan standard Jepang. Kalau nggak, belum tentu dapat difahami oleh orang Jepang bahwa anda menulis angka “tujuh”.

Bahasa indonesia bagi orang jepang

Sejarah pengajaran bahasa Jepang tidak lepas dari sejarah berdirinya Tokyo University of Foreign Studies (Tokyo Gaikugo Daigaku). Universitas yang didirikan pada tahun 1899 ini mulai mengajarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing kedua setelah bahasa Inggeris pada tahun 1922. Diikuti 3 tahun kemudian oleh Universitas Tenri yang mulai mengajarkan bahasa Indonesia pada tahun 1925. Jumlah peminat bahasa Indonesia dari tahun ketahun terus meningkat. Bahasa Indonesia kini diajarkan di lebih dari 75 negara, terbanyak di Jepang, Australia dan Amerika. Di Negara negara tersebut bahasa Indonesia diajarkan di Universitas dan lembaga lembaga kursus. Minat masyarakat Jepang untuk mempelajari bahasa Indonesia cukup tinggi dan tiap tahun jumlahnya terus meningkat karena mereka ingin lebih mengenal Indonesia secara lebih dalam dari segi budaya maupun pariwisata di samping untuk urusan pekerjaan. Sehingga selalu kita temui warga Jepang yang ditugaskan di Indonesia baik sebagai tenaga diplomatik, tenaga ahli maupun pekerja lainnya, rata rata mereka mempunyai kemampuan berbahasa Indonesia. Pusat pusat pengajaran bahas Indonesia baik sebagai mata kuliah pilihan maupun sebagai kajian untuk mendapatkan gelar kesarjanaan S1 dan S2 (MA) juga berkembang dengan cukup pesat. Beberapa perguruan tinggi yang memberikan degree dengan majoring bahasa Indonesia antara lain Universitas Kajian Asing Tokyo, Universitas Tenri, Universitas Kajian Asing Osaka, Universitas Sango Kyoto, dan Universitas Setsunan. Sementara yang mengajarkan bahasa Indonesia sebagai mata kuliah pilihan ada lebih dari 20 perguruan tinggi di Jepang.
              Minat bangsa Jepang untuk mempelajari bahasa Indonesia dari tahun ketahun terus meningkat jumlahnya. Hal ini tercermin dari bertambahnya jumlah program studi di Universitas universitas di Jepang yang mengajarkan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing kedua setelah bahasa Inggeris.
             Di Negara Jepang sendiri juga telah lama didirikan  pusat-pusat studi Indonesia. Salah satunya yang didirikan oleh Nihon-Indonesia Gakkai atau Perhimpunan Pengkaji Indonesia Seluruh Jepang yang berkedudukan Nasional di Jepang pada tahun 1969.  Para anggota terdiri dari  kalangan akademisi Jepang yang mengajar bahasa dan berbagai aspek tentang  Indonesia di berbagai Universitas di Jepang. Sejak tahun 1992 organisasi ini mulai melakukan ujian kemampuan Bahasa Indonesia.  Hingga kini tercatat lebih dari 12.500 peserta yang telah mengikuti tes kemampuan berbahasa Indonesia dalam berbagai level atau tingkatan.
Sejalan dengan bertambahnya minat penutur bahasa Indonesia bagi warga Jepang terutama kalangan generasi muda maka sejak tahun 2007 dengan diinisiasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia Tokyo telah diadakan lomba pidato berbahasa Indonesia bagi warga Jepang yang dilaksanakan di Tokyo. Kegiatan ini terus meningkat dan sejak tahun 2008 kegiatan lomba terpusat di tiga lokasi diseluruh Jepang yaitu di Tokyo untuk Wilayah Kanto, di Fukuoka untuk wilayah Kyushu dan di Nagoya untuk wilayah Jepang Tengah. Dengan berbagai ekspresi penyampaian dan berpakaian ala Indonesia dan bahkan mempunyai nama Indonesia,  para peserta yang umumnya mahasiswa sangat bersemangat dalam mengungkapkan ekspresi kecintaan mereka kepada Indonesia yang ramah dan indah serta makanan nya yang enak. Khusus untuk lomba di daerah Jepang Tengah pada tahun lalu juga sudah dimulai lomba baca puisi Indonesia untuk pertama kalinya disamping lomba pidato berbasa Indonesia.
Bidang Pendidikan KBRI Tokyo, tahun 2011 ini berencana akan menggelar lomba pidato berbahasa Indonesia untuk seluruh Jepang. Kegiatan ini diharapkan akan berdampak positif bagi keakraban hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Jepang yang telah terbina sejak lama

Ungakapan Penting : TADAIMA MODORIMASHITA

Di Jepang ada beragam bentuk sapaan untuk berbagai situasi. Berikut beberapa diantaranya yang perlu diingat.
Pertama, tadaima (saya sudah pulang) dan o-kaeri nasai (selamat datang kembali).
Saat akan keluar, ucapkanlah itte kimasu, yang artinya sama dengan "sampai jumpa." Orang yang mengantar Anda keluar akan mengucapkan itterasshai yang artinya sama dengan "sampai ketemu lagi nanti."
Sebelum mulai makan, ucapkanlah itadakimasu, yang artinya "saya akan makan." Saat selesai makan, ucapkan gochisô sama deshita, yang berarti "terima kasih untuk makanannya". ”Gochisô sama deshita” juga diucapkan kepada tuan rumah sehabis Anda makan.
 Terakhir, ucapkanlah o-yasumi nasai sebelum beranjak tidur. Artinya "Selamat malam." Ucapan balasannya juga sama: O-yasumi nasai.
 Jika Anda dapat menguasai bentuk sapaan yang umum ini, maka jarak antara Anda dan orang Jepang akan jauh berkurang.

CONTOHPERCAKAPAN :

クオン        :  ただいま 戻りました。
TADAIMA MODORIMASHITA.
Saya barau kembali.
山田         :  おかえりなさい。
O-KAERINASAI.
Selamat kembali.
どうでしたか。
DOUDESHITAKA.
Bagaimana hasilnya?
クオン        :  まあまだと思います。
MAMA DA TO OMOIMASU.
Saya pikir cukup baiklah.
契約まであと一歩です。
KEIYAKU MADE ATO IPPO DESU.
Kita tinggal selangkah lagi dari mendapat kontrak.

PERBENDAHARAAN KATA :

  • ただいまもどりました。 (saya baru kembali)
  • おかえりなさい (selamat datang kembali)
  • まあまあ (cukup baik)
  • けいやく (kontrak)
  • あといっぽです (satu langkah)

45 Fakta Menarik Tentang Jepang

Buat kalian pencinta Jepang, artikel ini wajib dibaca. Dijamin kalian bakal memandang berbeda segala sesuatu tentang Jepan. Enjoy!
1. Daging kuda mentah merupakan makanan yang sangat populer di Jepang.
2. Sangking penuhnya penumpang kereta di Jepang, petugas kereta dipekerjakan untuk menjejalkan orang-orang yang ingin naik ke dalam kereta api.

3. Jepang merayakan Natal, tetapi lebih seperti Hari Valentine di dunia barat. Mereka cenderung merayakannya hanya berdua dengan pasangan masing-masing.
4. Bahasa Inggris yang ditulis dengan ejaan buruk dapat ditemukan di mana-mana, termasuk T-shirt dan barang-barang fashion lainnya.
5. Lebih dari 70% wilayah Jepang terdiri dari pegunungan, termasuk lebih dari 200 gunung berapi.
6. Gunung Fuji (Fujisan), gunung tertinggi di Jepang, adalah gunung berapi yang masih aktif
7. Banyak orang Jepang yang tidak mengetahui perbedaan antara Shintoism dan Buddhism.
8. Sebuah melon berkualitas tinggi dapat dijual dengan harga lebih dari $300US.
9. Ada 4 sistem penulisan di Jepang, romaji (romanization dari Bahasa Jepang), katakana, hiragana, dan kanji.
10. Kopi merupakan minuman yang sangat popular. Jepang mengimport sekitar 85% dari produksi kopi tahunan di Jamaika.
11. Tingkat kecakapan menulis dan membaca (keaksaraan) masyarakat Jepang hampir 100%.
12. Sumo adalah olahraga nasional Jepang. Bisbol juga merupakan olah raga yang sangat popular di Jepang.
13. Pegulat Sumo makan rebusan yang disebut Chankonabe untuk menggemukan badan. Banyak restoran di Ryogoku (distrik Tokyo) yang menjual makanan ini.
14. Banyak toilet di Jepang, baik toilet di rumah maupun toilet umum, memiliki sistem built-in bidet (semacam semprotan kecil) untuk membersihkan bagian belakang Anda.
15. Bila Anda menggunakan kamar kecil di rumah seseorang, Anda harus memakai sandal kamar mandi khusus agar tidak mencemari tempat lain di rumah tersebut.
16. Jika seseorang makan mie, terutama soba, mereka memakan dengan cara menyedotnya keras-kerasdengan mulut. Hal ini sering dikarenakan menyedot melambangkan bahwa makanan tersebut lezat, tetapi juga berfungsi untuk mendinginkan panasnya makanan.
17. Jepang adalah konsumen terbesar di dunia kayu yang berasal dari hutan hujan Amazon.
18. Mesin penjual otomatis (vending machine) di Jepang menjual bir, kopi kaleng, rokok, bahkan payung, celana dalam, mobil, telur, dan item lainnya.
19. Ketika seseorang pindah ke sebuah apartemen, biasanya mereka sering diminta untuk memberikan "hadiah" berupa uang sebesar uang sewa dua bulan kepada pemilik/tuan tanah.
20. Ada sekitar 1.500 gempa bumi setiap tahun di Jepang.
21. Sama seperti orang Indonesia, orang Jepang terbiasa untuk makan dengan nasi setiap kali makan, termasuk sarapan.
22. Rata-rata harapan hidup di Jepang adalah salah satu yang tertinggi di dunia. orang Jepang hidup rata-rata 4 tahun lebih lama dari Amerika.
23. Jepang adalah produsen mobil terbesar di dunia.
24. Bahasa Jepang memiliki ribuan kata-kata pinjaman luar negeri, yang dikenal sebagai gairaigo. Kata-kata ini sering dipotong, misalnya komputer pribadi (personal computer) = paso kon. Jumlah kata-kata pinjaman luar negeri ini terus meningkat.
25. Pasar Tsukiji di Tokyo adalah pasar ikan terbesar di dunia.
26. Meskipun penangkapan ikan paus dilarang oleh IWC, Jepang masih melakukan perburuan ikan paus di bawah alasan "penelitian". Namun, daging ikan paus yang diburu berakhir di restoran dan supermarket.
27. Beberapa pria di Jepang mencukur kepala mereka sebagai bentuk permintaan maaf.
28. Beberapa wanita di Jepang memotong rambut mereka setelah putus dengan pacar.
29. Tokyo telah mencatat 24 kasus orang, baik terbunuh atau menerima patah tulang tengkorak serius, ketika sedang saling membungkuk untuk mengucapan salam tradisional Jepang.
30. Novel pertama, The Tale of Genji, ditulis pada 1007 oleh seorang wanita bangsawan Jepang, Murasaki Shikibu.
31. Karaoke berarti "orkes kosong" dalam bahasa Jepang.

32. Dalam pelatihan Sumo, pesumo junior harus memandikan pesumo senior dan bekerja keras untuk menjangkau tempat-tempat yang bersih.
33. Perbedaan ukuran tinggi lantai dapat membantu menunjukkan kapan kita harus melepas sepatu atau sandal. Di pintu masuk ke rumah di Jepang, lantai biasanya akan dinaikkan sekitar 6 inci, yang berarti Anda harus melepaskan sepatu dan memakai sandal rumah. Jika rumah memiliki ruang tikar tatami lantainya mungkin dinaikkan sekitar 1-2 inci, artinya Anda harus melepaskan sandal Anda.
34. Mie ramen adalah makanan populer di Jepang dan ada kepercayaan bahwa dibutuhkan latihan ekstensif untuk membuat kaldu sup yang lezat.
35. Dibutuhkan sekitar 7-10 tahun pelatihan intensif untuk menjadi koki ikan fugu (blowfish). Pelatihan ini mungkin tidak diperlukan lagi di masa mendatang dikarenakan beberapa peternakan ikan fugu di Jepang memproduksi fugu non-racun.
36. Oven sangat tidak umum di dapur orang Jepang, tetapi kebanyakan rumah tangga memiliki rice cooker.
37. Geisha berarti "orang seni" dan geisha pertama sebenarnya laki-laki.
38. Ada adat Jepang kuno bagi perempuan untuk menghitamkan gigi dengan pewarna sebagai gigi putih dianggap jelek. Praktek ini berlanjut sampai akhir era 1800-an.
39. Di zaman Jepang kuno, mata kecil, wajah bulat bengkak, dan tubuh gemuk merupakan daya tarik seseorang.
40. Beberapa perusahaan tradisional di Jepang melakukan sesi olah raga pagi bagi para pekerjanya untuk mempersiapkan mereka menghadapi pekerjaan sehari-hari.
41. Terdapat es krim dengan rasa yang luar biasa aneh di Jepang. Sebut saja es krim rasa lidah banteng, es krim bawang putih, es krim wasabi, es krim ikan paus, es krim belut, dan lain-lain.
42. Beberapa sekolah menengah atas (SMA) di Jepang menerapkan aturan bagi para siswinya agar panjang rok yang dikenakan tidak boleh lebih dari 5 inchi di atas lutut. Wow!

43. Karakter huruf yang membentuk nama Negara Jepang (Nippon dan Nihon) memiliki arti "asal-matahari",itulah sebabnya Jepang kadang-kadang disebut sebagai "Tanah Matahari Terbit".
44. Karena penampilan makanan penting di Jepang, para ibu harus membuat bento (nasi bekal) dengan bentuk yang menarik. Jika tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka dia akan menata kembali hingga dia puas dengan penampilan bento secara keseluruhan.
45. Ketika mandi tubuh dan rambut harus benar-benar digosok dengan sabun dan dibilas hingga bersih sebelum memasuki bak mandi atau furo.

source : http://www.idbite.com/artikel/110/45-fakta-menarik-tentang-jepang

KANJI & KOSA KATA

sedikit kanji dan kosa kata bahasa jepang
silahkan di pelajari ^^

Laki-laki = Otoko おとこ - 男
Anak laki-laki = Otoko no ko おとこのこ - 男の子
Perempuan = Onna おんな - 女
Anak perempan = Onna no ko おんなのこ - 女の子

Mobil = Jidousha じどうしゃ - 自動車
Sepeda = Jitensha じてんしゃ - 自転車
Kereta Api Listrik = Densha でんしゃ - 電車
Kereta bawah tanah = Chikatetsu ちかてつ - 鹿鉄
Pesawat terbang = Hikouki ひこうき - 飛行機
TV = Terebi テレビ
Koran = Shinbun しんぶん - 新聞
Majalah = Zasshi ざっし - 雑誌
Personal Computer = Pasokon パソコン
Anjing = Inu いぬ - 犬
Kucing = Neko ねこ - 猫

Matahari = Hi  ひ - 日
Bulan = Tsuki つき - 月
Api = Hi ひ - 火
Air = Mizu みず - 水
Pohon = Ki き - 木
Emas = Kin きん - 金
Tanah = Tsuchi つち - 土

Minggu = Nichiyoubi にちようび - 日曜日
Senin = Getsuyoubi げつようび - 月曜日
Selasa = Kayoubi かようび - 火曜日
Rabu = Suiyoubi すいようび - 水曜日
Kamis = Mokuyoubi もくようび - 木曜日
Jumat = Kinyoubi きにょうび - 金曜日
Sabtu = Doyoubi どようび - 土曜日

Satu = Ichi いち - 一
Dua = Ni に - 二
Tiga = San さん - 三
Empat = Shi/Yon し/よん - 四
Lima = Go ご - 五
Enam = Roku ろく - 六
Tujuh = Sichi/Nana しち/なな - 七
Delamapan = Hachi はち - 八
Sembilan = Kyuu きゅう - 九
Sepuluh = Jyuu じゅう - 十
Seratus = Hyaku ひゃく - 百
Seribu = Sen せん - 千

Penyebutan Nama di Telepon

Penyebutan Nama di Telepon

Sulit untuk menggunakan ungkapan penghormatan yang tepat melalui telepon. Yang terpenting adalah untuk memperjelas antara Anda dan orang yang berada di ujung telepon atau “di dalam dan di luar”. Saat berbicara tentang orang di dalam kantor, gunakanlah ungkapan yang biasa seperti saat Anda mengacu kepada diri sendiri. Misalnya, ada telepon untuk Suzuki, presiden perusahaan. Di lingkungan perusahaan, Anda biasa memanggilnya Suzuki shachô, yang artinya Presiden Suzuki. Namun bagi orang luar, jangan gunakan ungkapan penghormatan atau jabatan resmi dari orang di perusahaan Anda. Jadi dalam hal ini Anda mengatakan: Suzuki wa gaishutsu shite imasu yang artinya “Suzuki tidak ada di tempat saat ini”.
Kebetulan sekali nama yang paling umum di Jepang adalah Sato, Suzuki dan Takahashi. Namun ada banyak nama keluarga lagi dan beberapa diantaranya terdengar mirip. Karena itu jika Anda tidak dapat menangkap nama seseorang di kali pertama, jangan sungkan untuk minta dengan sopan agar si penelepon kembali mengulangnya. Dalam hal ini Anda harus mengatakan: Mô ichido, o-namae o onegaishimasu, yang artinya “Mohon bisa diulang lagi namanya?”

sumber: http://www.nhk.or.jp/lesson/indonesian/

Kôban

Kôban
Kebanyakan warga Jepang menganggap sudah tugas mereka untuk langsung melapor ke polisi begitu menemukan dompet atau ponsel milik orang lain. Orang yang kehilangan sesuatu juga akan langsung ke polisi untuk melaporkan barang yang hilang itu, serta kapan mereka merasa barang itu hilang. Kemungkinan besar barang yang hilang itu akan dikembalikan oleh orang yang menemukannya.
Di Jepang ada banyak pos polisi setempat yang dikenal dengan kôban. Sistem kôban ini diciptakan lebih dari 100 tahun lalu dalam upaya untuk menjaga keamanan di jalan-jalan kota Tokyo. Perlahan sistem ini menyebar ke seluruh Jepang. Polisi yang bertugas di kôban umumnya disebut omawarisan. Ini adalah bentuk panggilan akrab. Tugas utama mereka adalah melakukan patroli di kawasan sekitar. Namun mereka juga bertugas untuk langsung datang ke lokasi kecelakaan atau kejahatan serta membantu anak-anak yang tersesat atau orang yang mabuk. Jadi kalau Anda tersesat di Jepang, ingatlah bahwa kôban adalah tempat yang paling dapat diandalkan untuk bertanya.


Layanan untuk Warga Asing

Layanan untuk Warga Asing
Jumlah warga asing yang tinggal di Jepang terus bertambah setiap tahunnya. Karena perbedaan dalam budaya dan kebiasaan, maka masalah yang muncul antara mereka dengan warga Jepang sendiri mulai nampak. Pemerintah setempat pun berusaha keras untuk mengatasi masalah tersebut.
Informasi dalam berbagai bahasa asing tersedia di konter layanan di kantor-kantor pemerintahan daerah dan juga di laman internet mereka. Bahasa-bahasa yang tersedia termasuk bahasa Inggris, Cina, Korea, Portugis dan Tagalog.
Laman internet pemerintah daerah menyediakan informasi tentang layanan publik dan fasilitas kesehatan yang dapat menggunakan berbagai bahasa. Mereka bahkan menjelaskan cara memilah berbagai jenis sampah dan jadwal pengambilan sampah yang berbeda dari satu daerah dengan daerah lainnya. Misalnya sampah koran hanya akan diambil pada hari-hari tertentu.
Anda juga dapat menemukan informasi tentang berbagai kegiatan setempat, termasuk pelajaran-pelajaran bahasa Jepang yang dilakukan oleh para relawan.



Jam Kerja di Perusahaan

Jam Kerja di Perusahaan

Jam kerja kebanyakan perusahaan di Jepang adalah dari pukul 9 pagi sampai 5 sore. Namun baru-baru ini sistem “waktu fleksibel” semakin banyak dipakai. Ini adalah sistem dimana karyawan punya kebebasan pada batas tertentu untuk menetapkan waktu kerja mereka sendiri.
Sistem waktu fleksibel ini menjadi populer karena karyawan jadi dapat menghindari jam-jam pulang pergi yang paling sibuk dan dapat bekerja sesuai dengan pola kehidupan mereka.
Di sisi lain, memang benar banyak orang yang merasa tidak enak untuk pulang kantor lebih dulu dibandingkan rekan-rekan atau para bos, meskipun pekerjaan mereka hari itu sudah selesai. Karena itu jangan lupa untuk menunjukkan sikap tenggang rasa terhadap mereka. Kalaupun Anda harus pulang lebih dulu, ada baiknya mengucapkan O-saki ni shitsurei shimasu yang artinya “Maaf saya permisi dulu”.



sumber: http://www.nhk.or.jp/lesson/indonesian/

Ko-so-a-do kotoba

Ko-so-a-do kotoba

Ko-so-a-do kotoba terdiri atas suku kata pertama dari kata-kata penunjuk: kore, sore dan are, serta kata tanya dore, yang berarti “yang mana”. Kotoba artinya “kata”. Ko-so-a-do kotoba yang digunakan untuk menunjukkan lokasi adalah koko yang berarti “di sini”, soko yang berarti “di situ”, asoko yang berarti “di sana”, dan doko yang berarti “mana”.
Ko-so-a-do kotoba ini sangat berguna karena bisa digunakan sebagai pengganti nama yang kongkrit. Tapi tentunya kita harus memastikan orang yang diajak bicara mengetahui apa yang kita maksud, karena seringkali terjadi kesalahpahaman. Contohnya, ada dua pasangan suami istri yang sudah lama menikah.
Si suami berkata kepada istrinya: “Ambilkan itu”. Yang dimaksud adalah surat kabar, tapi justru sang istri mengambilkan kacamata.


sumber: http://www.nhk.or.jp/lesson/indonesian/

Senin, 28 Oktober 2013

Kata-kata Itachi Uchiha

Berikut kumpulan kata-kata Itachi dalam film Naruto, mungkin ada beberapa yang bisa mewakili anda dalam mengungkapkan perasaan anda melalui kata-kata Itachi. Disini kita dapat mengambil pelajaran dari film Naruto dari kata-kata Itachi.


Kata-kata Itachi Uchiha


  1. Semua orang hidup terikat dan bergantung pada pengetahuan atau persepsinya sendiri, itu disebut kenyataan. Tetapi pengetahuan atau persepsi itu sesuatu yang samar. Bisa saja kenyataan itu hanya ilusi, semua orang hidup dalam asumsi. Kata Itachi
  2. Saat kau mengenal kasih sayang , kau juga menanggung resiko kebencian. Kata Itachi
  3. Ingatlah, jika kamu menjadi hokage, bukan berarti semua orang akan mengakuimu.. Tapi jika semua Orang mengakuimu, itulah hokage sebenarnya. Kata Itachi
  4. Ada waktu ketika seorang pria harus mengambil keputusan yang sulit. Kata Itachi
  5. Kau lemah, kenapa kau lemah??? Soalnya kurang sesuatu, yaitu kebencian. Kata Itachi
  6. Tidak peduli betapa kuatnya dirimu, jangan pernah mengatasi semuanya sendirian, Sebaliknya kau pasti akan gagal.. Kata Itachi
  7. Sekuat dan sehebat apapun jutsu, pasti ada titik kelemahannya. Kata Itachi
  8. sekarang kau menganggap bahwa Sasuke adalah saudaramu, lalu apa yang akan kau lakukan jika Sasuke datang menyerang konoha..?! Jika hal itu terjadi, Mampukah kau menghentikannya .. Bahkan bila kau harus membunuhnya?! Kata Itachi
  9. Perlu kepedihan yg mendalam untuk mnjadi seorang yg kuat... kepediahan mu itu masih belum cukup... Kata Itachi
  10. Pengorbanan.. Ninja tanpa Nama yg melindungi kedamaian dari dalam bayangan.. Itulah Ninja yg sebenarnya.. shishui mengajarkan hal itu padaku Kata Itachi
  11. Dia orang yang berisik, berteriak dan menyerang duluan. Kata Itachi
  12. Tak apa jika kau meniru orang yang kau hormati, tetapi jangan bertindak layaknya kau adalah dia. Kata Itachi
  13. Seseorang yang tidak percaya diri mereka sendiri akan jatuh kedalam kegagalan. Kata Itachi
  14. Aku memberikan kau sebagian kekuatanku, semoga tidak tiba hari dimana kau perlu menggunakannya. .!! Kata Itachi
  15. Meniru seseorang adalah sesuatu yang kau lakukan agar bisa berkembang,tapi bukan sesuatu kebiasaan agar kau menjadi seorang yang seolah-olah bukan dirimu. Kata Itachi
  16. Mengenali diriku sendiri adalah kunci untuk mencapai kesempurnaan.. karena itu berarti aku mengetahui apa yang bisa dan tidak bisa kulakukan. Kata Itachi
  17. Seorang yang mengampuni dirinya dan menerima jati dirinya, adalah orang yang kuat. Kata Itachi
  18. Kita tidak tahu orang seperti apa kita sebenarnya., sampai disaat detik2 kematian kita tiba... saat itulah kita akan tahu orang seperti apa kita sebenarnya! Kata Itachi
  19. Jika kau tidak sabar,kau mungkin tak dapat menghentikan jutsu ini.. walaupun sebenarnya dapat dihentikan. Kata Itachi
  20. Teman-temanmu yang akan menopang ketidakmampuanmu dan mencegah dari hal bodoh yang mungkin akan kau lakukan. Kata Itachi
  21. Sebenarnya aku tak percaya dengan kesempurnaan, karena itulah kita terlahir untuk mempelajari sesuatu.. dan membandingkan diri kita dengan yang lain, kita dapat belajar lebih lagi.. Kata Itachi
  22. Tak ada yang mempercayai kebohongan, kau tak akan dapat teman untuk dipercaya.. dan kebohongan juga membuat kau tak bisa tahu siapa dirimu. Kata Itachi
  23. Konoha Memang mempunyai sisi gelap dan tidak konsisten dengan ketetapannya.. tetapi aku masih itachi uchiha, seorang ninja konoha. Kata Itachi
Ke-23 kata-kata Itachi tersebut diatas diharapkan bisa menjadi manfaat bagi kita. Belajar dari seorang tokoh Itachi Uchiaha, dengan kata-kata Itachi yg keluar dari mulutnya setidaknya dapat kita ambil isi dan pesan dari Itachi Uchiha.

Jumat, 25 Oktober 2013

kata depan

kata depan :
di = ni/de/no
pada/kepada = ni
ke = e
dari = kara
dari pada = yori
sampai = made
di atas = ue ni
di bawah = shita ni
di = soto ni
di dalan = naka ni
di dekat = chikaku ni
di samping = soba ni
di sebelah kanan = migigawa ni
di sebelah kiri = hidarigawa ni

Senin, 15 Juli 2013

Hikikomori

Hikikomori berasal dari kata menarik diri. Kebanyakan,hikikomori adalah laki-laki, walau ada juga yang perempuan. Faktor penyebab nya tidak begitu jelas, Namun kebanyakan publik menyalahkan faktor keluarga, dimana hilangnya figur seorang ayah karena bekerja dari pagi hingga larut malam hingga tidak sempat melakukan interaksi dengan anaknya, serta ibu yang dianggap terlalu memanjakan anaknya (mungkin karena jumlah anak yang dimiliki keluarga Jepang itu sedikit). Tekanan akademik di sekolah, pelecehan di sekolah (school bullying), dan video game di Jepang yang luar biasa menggoda. Mungkin bisa di bilang mereka menarik diri dari tekanan kompetisi pelajar, pelaku ekonomi atau pekerja di negara yang luar biasa kompetisi-nya. Jumlah pastinya tidak diketahui pasti, ada yang menghitung sekitar 1 persen dari populasi. Ini berarti sekitar 1 juta orang Jepang hikikomori. Hitungan yang lebih konservatif berkisar antara 100 ribu dan 320 ribu orang yang hikikomori. Mereka biasanya berusia 13-14 tahun, walau kadang ada orang yang menjadi hikikomori
bahkan lebih dari 10tahun.
Mungkin orang akan menganggap hikikomori itu sama dengan otaku. Namun sebenarnya berbeda. otaku adalah orang yang memiliki minat atau hobi yang berlebihan sehingga mereka mengabaikan kegiatan yang lain, tapi mereka masih berinteraksi dengan keluarga atau teman di dunia nyata. Seperti penggemar komik yang berlebihan, atau orang yang suka dengan model kit secara berlebihan. Namun semua hikikomori itu otaku, karena pelarian dari beban mereka adalah dengan memfokuskan diri pada hal yang mereka sukai agar mereka tidak teringat akan sakitnya pergaulan sosial itu. Yang mereka lakukan? tentu saja hanya diam dikamar dan bergulat dengan dunia maya, menonton anime, baca manga, bahkan terkadang aktivitas makan dan buang air kecil dilakukan dikamar. Walau tidak punya kamar mandi mereka akan menampunya di plastik atau botol. Lantas bagaimana cara mereka memenuhi kebutuhannya. biasanya hikikomori akan keluar sebulan sekali untuk membeli perlengkapan "mengurung diri"nya, mereka tetap
mendapat uang dari orangtua, bahkan terkadang mereka memaksa orangtua untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Hal yang terekstrim adalah ada juga hikikomori yang menculik gadis kecil untuk "disimpan" sebagai "teman" di kamarnya. mereka mungkin akan melepaskan gadis tersebut klo mereka ingin, atau gadis itu harus mencari jalan keluarnya sendiri, atau dia tidak akan pernah
bisa keluar lagi. Tekanan disekolah sedikit banyak juga berpengaruh, misalnya karena pribadi itu terlalu gemuk, atau kurus, memiliki bentuk fisik yang berbeda dari yang lainnya
seperti tinggi badan, atau karena dia memiliki kelebihan lain.
Ada tulisan yang nyatakan bahwa ada hikikomori yang sebenarnya anak berbakat dalam bidang olahraga namun tidak memiliki kesempatan untuk menunjukkannya disekolah. Seperti pepatah jepang, paku yang menonjol akan dipalu untuk menjadi seragam. Di jepang, keseragaman adalah utama, penampilan dan respek (postur tubuh atau muka) adalah penting, maka pemberontakan akan kompetisi dilakukan dengan menarik diri. Semakin tua seseorang hikikomori, semakin kecil kemungkinan dia bisa berkompeten di dunia luarnya. Bila setahun lebih hikikomori, ada kemungkinan dia tidak bisa kembali normal lagi untuk bekerja atau membangun relasi
sosial dalam waktu lama, menikah misalnya. Beberapa tidak akan pernah meninggalkan rumah orang tuanya. Pada banyak kasus, saat orang tuanya meninggal atau pensiun akan menimbulkan masalah karena mereka tanpa kemampuan kerja dan sosial minimal – bahkan untuk
membicarakan masalahnya dengan orang lain atau kantor pemerintah.
Hikikomori memang salah satu masalah bagi Jepang, setelah lebih dari satu dekade sebelumya menikmati kemajuan ekonomi yang luar biasa. Beberapa dekade
terakhir ini, negara jepang masih bergulat mengembalikan kejayaan ekonominya walau masih jauh dari puncak sebelumnya. Akibatnya banyak lowongan kerja penuh waktu atau salariman
(yang menerima gaji tetap tiap bulan dan akan menikmati uang pensiun) menjadi hal yang sulit
di dapat. Walau pekerjaan paruh waktu tetap banyak, tetapi kemapanan bekerja di satu perusahaan dengan gaji tetap tiap bulan dan menikmati keamanan uang pensiun merupakan angan-angan sebagian besar pekerja di Jepang. Satu sebab lainnya adalah kultur gender, dimana anak laki-laki mendapat tekanan untuk sukses di bidang akademik dan pekerjaan dibanding anak perempuan. Seperti biasa, sekolah dari pagi hingga sore kemudian dilanjutkan dengan sekolah private untuk persiapan masuk universitas hampir selama tujuh hari seminggu . Karena hanya dengan masuk universitas bergengsi (Universitas Tokyo, misalnya), mereka bisa di rekrut masuk dalam kelas pekerja tetap dan menikmati pensiun. Sisanya bekerja di pekerjaan paruh waktu atau tanpa pekerjaan sama sekali, yang tidak memberikan keamanan finansial yang tetap. Dimana pada satu titik, beberapa merasa masa bodoh dengan tekanan ini, keluar dari jalur kompetisi dan menutup dirinya – hikikomori. Alhasil ada sekelompok pemuda yang tidak bisa dan tidak akan ikut dalam kelas
pekerja Jepang – yang terkenal pekerja keras itu.
Walau para hikikomori tidak memiliki teman di dunia nyata tapi mereka memiliki jaringan para hikikomori didunia maya. Kegiatannya? tentu saja berbagi informasi tentang game yang baru release, atau ada anime baru, atau tentang artis cantik yang menjadi idola remaja. dan mereka berinteraksi tanpa pernah bertemu satu sama lain. Mungkin Fenomena ini belum banyak ada di Indonesia, namun kita perlu mewaspadainya mulai dari sekarang. Menjaga interaksi yang baik dengan keluarga juga merupakan usaha pencegahan, keterbukaan satu sama lain, support, serta mau mendengarkan merupakan bantuan yang tepat bagi orang terutama dalam keluarga kita supaya mereka tidak semakin tertekan hingga ahkirnya terjerumus ke hal-hal negatif.