Istilah-istilah dalam dunia hiburan Jepang!
ASADORA, kependekan dari Asa Dorama alias drama pagi, jadi jelas ini
adalah dorama yang diputer pagi pagi, tentu segmen utamanya ibu ibu
dong. Istilah ASADORA ini menjadi trademark dari NHK, sebab emang NHK
yang demen muter dorama pagi pagi, biasanya jam 8 seperempat pagi.
CHANBARA/CHAMBARA, ini adalah jenis film atau dorama yang mengangkat
tema pertarungan menggunakan katana/pedang, kendo, dan cerita cerita
tentang samurai.
GEINOKAI, yang artinya “industri hiburan”,
kalau GEINOJIN artinya “selebritis”. Suku kata “GEI” itu mengacu pada
kata “seni”, yang juga dipakai sebagai suka kata dalam kata “Geisha”.
GETSUKU, nah ini perlu penjelasan agak panjang, sebab pengertiannya
sudah melebar, mulanya getsuku mengacu pada “prime time”, nah prime time
di Jepang itu adalah jam 9 malam dan hari senin, karenanya dinamakan
Getsuku, yang mana penulisannya terdiri dari 2 kanji, yaitu kanji
“getsu” dari kata getsuyoubi yang artinya hari senin, dan “ku” yang
artinya angka sembilan. Biasanya hari senin jam 9 itu diputer premier
dorama, jadi diwaktu itu adalah waktu yang prima. Nah karena biasanya di
waktu prima itu diisi dengan dorama yang high selling/trendy dorama,
maka penggunaan kata getsuku melebar menjadi dorama yang trendy atau
popular.
ICHI WA KANKETSU KEISHIKI, yang dapat diartikan “satu
episode selesai”, maksudnya adalah cukup satu episode saja untuk
menyelesaikan cerita dorama series itu, episode berikutnya ceritanya
berbeda, meski mungkin tokoh utamanya tetap. Jadi tiap episode bisa
berdiri sendiri. Di Jepang tipe dorama seperti ini biasanya di khususkan
pada drama komedi, drama yang berkaitan dengan cerita detektif,
keiji/deka (tentang kepolisian), pengacara, medis, dan lainnya yang
bersifat profesi, drama misteri, dan juga drama jidaigeki/kanzen choaku.
Atau juga tipe serial tokusatsu jaman dulu macam Kamen Raider, dimana
tiap episodenya diakhiri dengan kematian sang monster. Jarang diterapkan
dalam drama trendy/popular.
JIDAIGEKI, jenis film/drama yang
mengangkat tema setting tahun cerita sebelum 1900, jadi mengangkat
cerita Jepang jaman Edo atau periode jaman Tokugawa (1600 s/d 1867),
cirinya adalah penggunaan kostum yang asli tradisional Jepang jaman
dahulu, prianya biasanya berambut semi gundul dengan rambut yang
disanggul diatas itu lho..
KANZEN CHOAKU, yang artinya kurang
lebih “kejahatan dikalahkan oleh kebaikan”, jadi yang baik mendapatkan
kemenangan dan yang jahat mendapat hukuman. Banyak digunakan dalam
film/dorama chanbara/jidaigeki.
KURAI, jenis film/dorama yang mengangkat tema kegelapan/kekelaman/kesuraman. Setara dengan film Noir lah.
MICHIYUKI, jenis film/dorama yang mengangkat tema perjalanan hidup seorang tokoh/karakter. Contohnya film Musashi.
MONOGATARI artinya Dorama yang mengangkat tema dari cerita dongeng.
PINKU EIGA, film pink alias blue film, kenapa pink? Sebab warna pink itu imej erotisme di Jepang.
RENAI (baca “ren-ai”) adalah jenis film/dorama yang mengangkat tema
romantisme/kisah cinta. Renzoku renai adalah dorama romantis, sedang
tanpatsu renai adalah film-TV (FTV) romantis.
RENZOKU adalah
SINETROOOOOOOON XDDD , juga seperti JUNAI, kependekan dari “Junsu na ai”
yaitu film yang berkepanjangan atau bersambung dengan alur cerita penuh
mendayu-dayu
SEISHUN artinya sih “musim semi yang biru”,
maksudnya adalah masa remaja, yup Seishun mengacu pada film/dorama
remaja alias teenlit/chicklit! Singkat kata seishun=teenage movie.
TANPATSU artinya adalah “One-shot” alias film-TV, Kalau di Indonesia
yaitu “FTV”, jadi satu film itu selesai cukup dalam satu cerita saja dan
tidak bersambung. Contohnya film “LAST GIFT’ *film TV yang membuat saya
nangis Bombay*
YORUDORA, Istilah yang dipopulerkan oleh stasiun TV NHK saat menayangkan dorama di tengah malam hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar